Mediaborneo.net, Samarinda – A (10), anak yang dilaporkan tenggelam saat berenang di Sungai Mahakam, Teluk Lerong Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (25/9/2026).
Korban ditemukan tim SAR gabungan sekitar pukul 15.44 Wita. Korban ditemukan melalui proses penyelaman pada kedalaman sekitar 17,5 meter, hanya sekitar 20 meter dari lokasi kejadian.
Koordinator Pos SAR Samarinda Aries Setiawan mengatakan korban ditemukan setelah tim melakukan pencarian sejak laporan kejadian diterima.
“Korban berhasil ditemukan melalui penyelaman di kedalaman 17,5 meter. Lokasinya sekitar 20 meter dari titik awal kejadian,” kata Aries.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan untuk diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka.
Sebelumnya, A dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di Sungai Mahakam pada Kamis (24/9/2026). Korban diduga terseret arus deras hingga tidak mampu bertahan dan kemudian tenggelam.
Pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan melakukan penyisiran permukaan air sejauh sekitar 1,5 kilometer ke arah hilir dari lokasi kejadian. Selain penyisiran menggunakan perahu, pencarian juga dilakukan dengan metode penyelaman.
“Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, operasi SAR dinyatakan selesai. Seluruh personel kemudian kembali ke kesatuannya masing-masing dan tetap melaksanakan kesiapsiagaan SAR,” ujar Aries.
Operasi pencarian melibatkan puluhan unsur SAR gabungan, mulai dari Pos SAR Samarinda, BPBD, Satpolairud, Disdamkarmat, relawan, organisasi SAR, hingga warga dan keluarga korban.
Derasnya arus Sungai Mahakam menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Meski demikian, operasi dapat diselesaikan setelah korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian. (Han/M Jay)
