Akhir Pencarian Nelayan Hilang di Muara Badak, Korban Ditemukan 200 Meter dari LKP

Mediaborneo.net, Kukar –   Muhammad Rizal (33), yang sebelumnya dilaporkan terseret arus saat menjaring udang, ditemukan pada Jumat (1/5/2026) pagi dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan sekitar pukul 07.42 WITA oleh tim SAR gabungan di perairan Muara Badak Ulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Lokasi penemuan berada sekitar 200 meter ke arah hilir dari titik awal kejadian.

Dantim Pos SAR Samarinda, Nurngalim, menyampaikan bahwa setelah korban ditemukan, proses evakuasi langsung dilakukan dan jenazah dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban ditemukan pagi tadi pukul 07.42 WITA, berjarak kurang lebih 200 meter dari LKP ke arah hilir. Setelah evakuasi, korban kami serahkan ke pihak keluarga. Dengan hasil ini, operasi SAR kami usulkan ditutup,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh unsur SAR yang terlibat akan dikembalikan ke satuannya masing-masing setelah operasi resmi dihentikan.

Peristiwa ini bermula pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Saat itu korban tengah menjaring udang di tambak miliknya bersama rekannya. Namun nahas, perahu yang digunakan tiba-tiba lepas dari tambatan dan hanyut terbawa arus.

Korban yang berusaha mengejar perahu diduga tidak mampu melawan derasnya arus hingga akhirnya terseret dan tenggelam. Sejak laporan diterima pukul 11.10 WITA, tim SAR langsung bergerak cepat melakukan pencarian.

Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, mulai dari SAR Balikpapan, Pos SAR Samarinda, BPBD Kukar, Damkar, hingga masyarakat sekitar. Beragam peralatan SAR air dan perlengkapan pendukung turut digunakan selama proses pencarian.

Di lapangan, tim menghadapi tantangan cukup berat seperti arus kuat, gelombang tinggi, serta ancaman satwa liar seperti buaya yang kerap muncul di kawasan tersebut. (Ann/M Jay)

Share