Mediaborneo.net, Nusantara – Dukungan terhadap pembangunan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin nyata. Dalam kunjungan kerja nasional pada Jumat (24/4/2026), jajaran KPU dari seluruh Indonesia menegaskan komitmennya, termasuk rencana strategis pembentukan daerah pemilihan (dapil) khusus IKN untuk Pemilu 2029.
Kunjungan ini dihadiri oleh anggota KPU RI bersama para Ketua Divisi SDM, serta Divisi Hukum dan Pengawasan dari berbagai daerah. Agenda utama meliputi audiensi dengan Otorita Ibu Kota Nusantara serta peninjauan langsung perkembangan pembangunan kawasan ibu kota baru.
Dalam pemaparannya, pihak Otorita IKN mengungkapkan bahwa pembangunan kini telah memasuki Tahap II, dengan fokus utama pada kawasan legislatif dan yudikatif. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan IKN sebagai pusat pemerintahan yang modern dan terintegrasi.
Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan bahwa pembangunan IKN adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Ia juga mengajak semua pihak, termasuk KPU, untuk aktif menyampaikan informasi yang akurat dan konstruktif kepada masyarakat.
“Pembangunan IKN adalah komitmen bersama bangsa Indonesia. Kami berharap dukungan untuk turut menyebarkan informasi yang benar,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota KPU RI, Iffa Rosita, mengungkapkan bahwa keberadaan IKN akan membawa perubahan signifikan dalam sistem pemilu nasional. Salah satunya adalah pembentukan dapil khusus IKN menjelang Pemilu 2029.
“Kami datang untuk mendukung pembangunan IKN. Pada tahapan Pemilu 2029 nanti, akan ada dapil khusus di IKN, termasuk pemilihan DPR dan DPD. Kami juga akan intens berkoordinasi untuk pemutakhiran data pemilih, hingga rencana pembangunan gedung KPU di IKN,” katanya.
Selain audiensi, rombongan KPU turut meninjau sejumlah titik strategis pembangunan seperti Taman Kusuma Bangsa, kawasan glamping, kawasan PSSI, serta rumah susun ASN. Kegiatan juga ditutup dengan aksi penanaman pohon sebagai simbol partisipasi aktif dalam pembangunan IKN yang berkelanjutan.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat bahwa sinergi antar lembaga negara semakin solid, sekaligus mempertegas kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru yang tidak hanya modern, tetapi juga siap menyelenggarakan proses demokrasi nasional. (Oen/M Jay)












