MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Musyawarah Nasional V Forum Keluarga Alumni Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (Munas V Fokal IMM) 2023 di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) resmi ditutup Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi dan menghasilkan keputusan, menetapkan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang merupakan alumni era 80an Dr Ma’mun Murod Al-Barbasy perwakilan Kornas sebagai Ketua Umum Koordinator Nasional (Kornas) 2023-2027, di Hotel Puri Senyiur, Jalan Ruhui Rahayu Samarinda, Minggu (25/6/23).

Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Fokal IMM Kaltim KH Masykur Sarmian merasa bersyukur pelaksanaan berlangsung sukses dan lancar, meski diwarnai debat yang dinamis hingga berakhir pada pukul 03.00 wita.

Hanya saja, menariknya untuk mendukung dan membangkitkan semangat gerakan Fokal IMM, Korwil Kaltim meniadakan Sumbangan Wajib Perorangan (SWP) dan Sumbangan Wajib Organisasi (SWO).

“Alhamdulillah, SWP dan SWO ditiadakan di Kaltim. Itu semua untuk memberikan motivasi bagi seluruh peserta, baik kanda maupun yunda yang lama tak berjumpa dengan alumni satu tingkatnya,” ucap Ketua Korwil Fokal IMM Kaltim KH Masykur Sarapan usai penutupan Munas V Fokal IMM 2023.

Alhasil, dari kebijakan yang dilaksanakan Korwil Fokal IMM Kaltim mendapatkan respon yang luar biasa dari seluruh peserta. Bahkan, peserta dari Aceh hingga Papua pun hadir.

“Semoga semua peserta merasa bahagia dan senang. Hanya itu, yang bisa kami berikan,” jelasnya.

Selain itu, Ketua Umum Kornas Fokal IMM terpilih Ma’mun Murod, mengapresiasi hal itu. Baru kali ini Munas Fokal IMM V di Kalimantan Timur, di Samarinda menjadi panitia musyawarah sangat luar biasa.

“Luar biasa, munas kali ini tidak ada SWO dan SWP, jelas dan sangat meriah,” ucap Ma’mun.

Ma’mun berpesan Fokal IMM tentu tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus bisa berkolaborasi. Banyak tantangan yang harus dijawab kepengurusan sekarang.

Penulis : M Jay

Don`t copy text!