Mediaborneo.net, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi memulai tahapan perencanaan pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang digelar di Kantor Bappeda Kukar, Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Aulia Rahman Basri dan ditandai dengan penyerahan hasil reses DPRD Kukar sebagai bagian dari penyelarasan aspirasi masyarakat ke dalam kebijakan pemerintah.
Dalam sambutannya, Aulia menegaskan bahwa penyusunan rencana pembangunan tahun 2027 harus mampu beradaptasi dengan kondisi fiskal daerah yang saat ini mengalami tekanan. Menurutnya, keterbatasan anggaran menjadi tantangan yang harus dijawab dengan kebijakan yang lebih selektif dan terarah.
“Turbulensi kapasitas fiskal yang saat ini dialami pemerintah daerah menyebabkan beberapa rencana kerja perlu dilakukan penyesuaian, namun tetap mengutamakan peningkatan kinerja pembangunan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam kondisi tersebut pemerintah dituntut untuk tetap menjaga kualitas belanja daerah, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar dan perlindungan sosial masyarakat.
Lebih lanjut, Aulia menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan agar target pembangunan tetap tercapai.
Dengan strategi yang tepat, ia optimistis Kukar mampu mempertahankan kinerja pembangunan meski di tengah keterbatasan anggaran. (Ann/M Jay)












