Potensi Kebakaran di Samarinda Tinggi, Warga Diimbau Waspada

MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Kota Samarinda masih rawan terhadap bencana kebakaran. Banyak penyebab yang menjadi latar belakang peristiwanya.

Seperti peristiwa kebakaran yang terjadi di Jalan Pelita 2 Sambutan, Kamis siang (12/1/2023).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kebakaran. Salah satunya karena terjadinya korsleting listrik.

“Mayoritas informasi yang didapat bahwa penyebab kebakaran dikarenakan terjadinya korsleting listrik. Apalagi banyak warga yang kadang abai, misalnya tidak aktif mengontrol kabel-kabel listrik, instalasi listrik yang digunakan, ” katanya.

Menurut dia, beberapa rumah-rumah lama masih menggunakan instalasi listrik lama juga. Padahal kata Samri, sesuai rekomendasi yang dikeluarkan oleh PLN, agar instalasi listrik di rumah-rumah lama harus juga dicek.

“Rekomendasi dari PLN itu kan rumah yang sudah berumur di atas 20 tahun ada kebijakan untuk memperbaiki kembali instalasi listriknya, karena di zaman sekarang kan sudah beda standarnya, ” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, penggunaan listrik yang tidak perlu juga harus jadi perhatian. Kendati diakui sekarang ini seluruh peralatan elektronik di rumah, mulai dari alat untuk memasak, mencuci dan sebagainya sudah mulai menggunakan listrik.

“Di rumah sekarang hampir semua menggunakan listrik, barang elektronik pakai listrik, peralatan dapur, cuci dan sebagainya, ” katanya.

“Kalau dulu standar di satu rumah hanya menggunakan listrik 450 watt, nah itu menggunakan kabel kecil. Tapi sekarang jarang ada rumah pakai listrik segitu, daya bertambah sehingga kabel listrik yang digunakan juga harus disesuaikan. Ketika menggunakan kabel yang tidak sesuai standar, maka potensi kebakaran bisa saja terjadi, ” sambungnya.

Untuk itu, Samri mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan aktif mengecek instalasi listrik di rumahnya.

“Ini jadi perhatian kita bersama, agar tidak ada lagi musibah kebakaran di kota kita, ” tutupnya. (Adv/Koko)

Share