MEDIABORNEO.NET, KUTAI KARTANEGARA – Sebuah speed boat yang mengangkut rombongan pengantar jenazah dikabarkan tenggelam di Sungai Mahakam, tepatnya di Desa Muara Wis, Kabupaten Kukar, Senin (17/1/2022).

Speed boat mengangkut 12 orang penumpang, seorang motoris dan 1 jenazah. Beruntung, seluruh penumpang dan motoris berhasil selamat.

Identitas penumpang speed boat yang tenggelam tersebut adalah :

1. Widayanti (35), warga Desa Ling Iram Ilir RT 01, Kecamatan Long Iram.
2. Rosita (52), warga Jalan Kapas, Sidomulyo, Samarinda Ilir.
3. Rusdiah (53) warga Desa Long Iram RT 02, Kecamatan Long Iram.
4. Dayang Dina Barizah (19), warga Desa Long Iram RT 02, Kecamatan Long Iram.
5. Jailani (76), warga Jalan Tongkol RT 04, Sungai Dama, Samarinda Ilir.
6. Yokitus (48), warga Jalan Panjaitan RT 33, Samarinda.
7. Marialirum (45), warga Talibak, Kecamatan Long Hubung, Mahulu.
8. Revan Oktonival (12), warga Jalan Panjaitan RT 33, Samarinda.
9. Soraya Hajarrani (18), warga Jalan Panjaitan RT 33, Samarinda.
10. Rafli Azam Apkori (5), warga Desa Ling Iram Ilir RT 01, Kecamatan Long Iram.
11. Stevansah (43), warga Jalan Panjaitan RT 33, Samarinda.
12. Ariwisarsa (48), warga Long Iram RT 01, Kecamatan Long Iram, Kubar.
13. Yamin (37), selaku motoris, warga Tering Seberang RT 02, Kecamatan Tering, Kutai Barat.
14. Lisa Nova Sari (44), merupakan jenazah.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Polsek Muara Wis, Kukar terkait kecelakaan tenggelamnya speed boat tersebut berawal ketika, speed boat berpenumpang 13 orang dan 1 jenazah tersebut dari arah Samarinda menuju Melak sekitar pukul 09.30 Wita.

Di tengah perjalanan, tepatnya di Desa Muara Wis, tanpa diduga, speed boat menabrak sebuah batang kayu besar yang hanyut di sungai. Akibatnya, benturan tak dapat dihindarkan.

Akibatnya speed boat terbalik dan tenggelam. Beruntung bantuan cepat datang dari masyarakat sekitar, hingga seluruh penumpang berhasil selamat.

“Seluruh penumpang berhasil selamat, termasuk jenazah berhasil dievakuasi. Saat ini seluruhnya telah diantar ke rumah duka. Untuk kejadian ini, dari pihak keluarga tidak menuntut kepada motoris secara hukum, karena menganggap ini musibah,” ujar Kapolsek Muara Wis AKP Zarma Putra dalam laporannya.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!