Mediaborneo.net, Balikpapan – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) KM Nur Aliyah bernama Nana dilaporkan terjatuh ke laut di Perairan Lawe-lawe, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Peristiwa Man Over Board (MOB) tersebut terjadi pada Rabu (4/2/2026) sekitar pukul 17.00 Wita, dan hingga kini korban masih dalam pencarian tim SAR gabungan.
Berdasarkan informasi awal, kejadian berlangsung saat kapal berada di perairan sekitar 23 mil laut ke arah selatan Pelabuhan Somber, Kota Balikpapan.
Kronologis kejadian bermula ketika Nana diketahui sedang beraktivitas di bagian buritan kapal KM Nur Aliyah. Namun, dalam situasi yang masih didalami, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke laut. Awak kapal sempat melakukan pencarian awal, namun korban tidak ditemukan.
Laporan kejadian kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Kelas A Balikpapan. Informasi resmi diterima pada Kamis (5/2/2026) pukul 07.40 Wita dari Polair Polda Kalimantan Timur.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue SAR Balikpapan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian. Sejumlah alutsista dan peralatan SAR air dikerahkan, termasuk speedboat, peralatan komunikasi, serta perlengkapan medis untuk mendukung operasi pencarian.
Selain itu, Basarnas Balikpapan juga berkoordinasi dengan Vessel Traffic Service (VTS) Balikpapan untuk menyebarkan informasi kepada kapal-kapal yang melintas agar meningkatkan kewaspadaan dan membantu pemantauan di sekitar lokasi kejadian.
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kantor SAR Balikpapan, Polair Polda Kaltim, TNI AL, BPBD Kota Balikpapan, nelayan setempat, serta pihak keluarga korban.
Hingga H+1 kejadian, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan pencarian masih terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran.
Hingga berita ini diturunkan, korban ABK KM Nur Aliyah bernama Nana masih dinyatakan hilang, dan operasi SAR di Perairan Balikpapan akan terus dilanjutkan. (Setyawan/M Jay)












