Mediaborneo.net, Kukar – Seorang buruh sawit dilaporkan tenggelam dan hilang di Sungai Santan Ulu, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Minggu siang (18/1/2026).
Hingga malam hari, korban belum ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.
Korban diketahui bernama Muhammad Rosaid Amar alias Edo (33), warga Dusun Wira 2 RT 002 Desa Santan Ulu, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh panen sawit.
Peristiwa tragis itu terjadi saat korban bersama dua rekannya memanen buah sawit di kebun warga RT 002 Desa Santan Ulu. Usai panen, korban berusaha memindahkan buah sawit ke seberang sungai menggunakan seling gantung.
Namun saat berada di tengah sungai, korban diduga kehilangan keseimbangan dan terjatuh. Karena tidak bisa berenang, korban sempat terseret arus sejauh kurang lebih 25 meter sebelum akhirnya tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, rekan korban langsung meminta pertolongan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Namun hingga sore hari, korban belum berhasil ditemukan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Kalimantan Timur, Endrow Sasmita, membenarkan adanya laporan orang tenggelam di wilayah tersebut.
“Kami menerima laporan adanya korban tenggelam di Sungai Santan Ulu. Tim SAR telah kami siagakan dan akan melakukan pencarian dengan metode penyisiran sungai, menyesuaikan kondisi arus dan cuaca di lokasi,” ujar Endrow Sasmita.
Ia menambahkan, proses pencarian melibatkan unsur Basarnas, aparat desa, serta masyarakat setempat. Namun kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi kendala utama dalam proses evakuasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas berisiko di sungai, terutama saat debit air meningkat,” pungkasnya. (Ann/M Jay)
