Mediaborneo.net, Balikpapan- Proses evakuasi korban kecelakaan Kapal KM Dharma Kartika IX di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, akhirnya tuntas.
Tim SAR gabungan memastikan seluruh korban telah ditemukan, dengan total tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya selamat. Kepastian ini diperoleh setelah tim SAR menemukan dua korban tambahan pada Selasa sore.
Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dek kapal yang sebelumnya tertutup muatan kendaraan.
Kepala Kantor SAR Kelas A Balikpapan (Basarnas Kaltim) Dody Setiawan, mengatakan bahwa korban pertama ditemukan sekitar pukul 14.45 Wita, disusul korban kedua lima menit kemudian.
Keduanya ditemukan setelah tim melakukan pembongkaran dan penyisiran lanjutan di dalam kapal.
“Setelah dilakukan assessment lanjutan, dua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dek kapal. Seluruh korban langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ujar Dody.
Dengan penemuan tersebut, total korban meninggal dunia dalam insiden ini berjumlah tiga orang. Sementara tiga korban lainnya berhasil selamat dan masih menjalani perawatan medis.
Sebelumnya, kecelakaan kapal ini terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 05.30 Wita. Kapal KM Dharma Kartika IX yang melayani rute Parepare–Balikpapan dilaporkan miring saat hendak sandar di Pelabuhan Semayang. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kendaraan di dalam kapal terguling dan menimpa penumpang yang berada di area dek.
Laporan awal diterima Kantor SAR Balikpapan pada pukul 08.48 Wita. Tim rescue langsung diberangkatkan dan tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 Wita untuk melakukan evakuasi. Proses penyelamatan dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Balikpapan, Endrow Sasmita.
Dalam kejadian awal, empat orang dilaporkan terjepit di dalam kendaraan. Mereka adalah Idham Rapi (52) asal Kabupaten Berau, Hj. Nurma (64) asal Kabupaten Luwu, Nur Asisah (10) warga Kota Balikpapan, serta Rosnaini (43) asal Kabupaten Wajo.
Idham Rapi dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara tiga korban lainnya berhasil diselamatkan meski mengalami luka-luka. Korban anak masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Balikpapan.
Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan sejumlah kendaraan, di antaranya satu unit truk pengangkut beras yang terguling, satu unit mobil pick up bermuatan telur yang tertimpa truk, serta satu unit kendaraan Triton yang ikut terdampak. (Setyawan/M Jay)












