MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Event literasi yang melibatkan anak-anak di Kaltim, khususnya Kota Samarinda dinilai masih kurang.

“Kegiatan seperti event yang bisa menarik anak-anak untuk datang ke perpustakaan masih kurang. Seperti kegiatan membaca puisi, mendongeng masih jarang. Padahal dengan adanya kegiatan seperti itu diadakan di perpustakaan, anak-anak semakin semangat. Harusnya ada inovasi yang lebih bervariasi lagi untuk meningkatkan literasi dan minat baca anak-anak, ” kata Sena, seorang guru Bahasa Inggris di salah satu sekolah di Samarinda, saat ditemui di Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kaltim.

“Kalau bisa dari Dinas yang lebih berperan aktif dengan mengundang komunitas yang mendukung literasi, ” sambungnya.

Menurutnya, di sekolah tempatnya mengajar sendiri rutin menjadwalkan kunjungan siswa ke perpustakaan, baik perpustakaan milik provinsi Kaltim maupun perpustakaan Kota Samarinda. Hal itu sebagai upaya untuk memberikan pengalaman dan meningkatkan wawasan siswa untuk mengenal literasi lebih dekat.

Masih kata dia, perpustakaan juga hendaknya menyediakan berbagai koleksi buku-buku terbaru.

“Sebenarnya buku-buku di perpustakaan provinsi atau juga perpustakaan kota sudah banyak. Tapi lebih banyak buku-buku lama, sebaiknya buku-buku baru juga tetap diadakan. Bagaimanapun banyak juga masyarakat yang memerlukan referensi buku-buku baru, ” pungkasnya. (Adv DPK Kaltim/Koko/M Jay)

Don`t copy text!