Asah Kemampuan Bertutur Siswa SD, Dispusip Samarinda Akan Gelar Lomba Bercerita

MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Samarinda akan menggelar event Lomba Bertutur/Bercerita yang diperuntukkan bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD), pada Juli 2023 mendatang.

Digelarnya event tersebut bertujuan untuk mengasah kemampuan siswa-siswi SD untuk bertutur atau bercerita dengan baik dan benar, mengusung cerita rakyat Kalimantan Timur.

Lomba Bertutur/Bercerita ini terbuka bagi siswa-siswi SD/MI yang masih duduk di bangku kelas V. Pendaftaran sendiri dibuka sejak tanggal 17 Mei hingga 27 Juni 2023 mendatang. Namun jika calon peserta sudah memenuhi kuota sebanyak 50 orang, maka pendaftaran akan ditutup. Adapun pelaksanaan lomba tanggal 4 hingga 6 Juli 2023.

Pihak panitia lomba juga menyediakan hadiah bagi para pemenang dengan total hadiah uang tunai sebesar lebih dari Rp 10 juta, tropi dan piagam penghargaan. Yakni, masing-masing bagi juara I mendapatkan hadiah Rp 3,5 juta. Juara II mendapatkan hadiah Rp 2,5 juta. Juara III mendapat hadiah Rp 1,750 juta. Juara Harapan I mendapat Rp 1 juta. Juara Harapan II mendapat Rp 750 ribu dan juara Harapan III mendapat Rp 500 ribu.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Samarinda Erham Yusuf mengatakan, peserta lomba merupakan anggota perpustakaan di Dinas Perpustakaan Kota Samarinda. Selain itu, berasal dari sekolah negeri maupun swasta yang memiliki perpustakaan yang dikelola dengan baik.

“Satu sekolah hanya boleh mengirimkan satu orang calon peserta,” ujarnya.

Dia menambahkan, cerita yang dilombakan adalah cerita rakyat Kalimantan Timur, bukan cerita berupa tokoh binatang atau fabel. Tujuannya kata Erham, untuk membangun karakter positif, seperti sikap nasionalisme, jujur, religius, peduli lingkungan, bertanggungjawab, semangat belajar dan gemar membaca.

“Termasuk memiliki pengalaman membaca yang baik, serta diwajibkan menyerahkan naskah cerita yang akan ditampilkan,” katanya.

Dirinya berharap, melalui event tersebut akan lebih menarik minat anak-anak di Kota Samarinda lebih dekat dengan buku, membaca dan bercerita.

“Pada event ini, anak-anak bisa menujukkan kemampuannya dalam bercerita,” tutupnya. (Adv DPK Kaltim/M Jay)

Share