MEDIABORNEO.NET, BONTANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang terus mendorong perpustakaan sekolah maupun perpustakaan desa yang ada di wilayahnya untuk meningkatkan kualitas dan meraih sertifikasi akreditasi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bontang, Retno Febriaryanti mengakui, saat ini belum semua perpustakaan sekolah dan desa yang ada di wilayahnya mendapatkan sertifikasi akreditasi.

“Belum semua perpustakaan sekolah dan desa terakreditasi. Tapi, kami terus berupaya sebagai instansi pembina di bidang perpustakaan untuk mengajak pemilik perpustakaan meningkatkan kualitasnya hingga diakreditasi. Kami secara perlahan-lahan mengajak pemilik perpustakaan untuk akreditasi,” katanya.

Dikatakannya, seluruh sekolah maupun perangkat desa yang ada sangat perlu memberikan perhatian pada masing-masing perpustakaan yang dimiliki, guna memenuhi standar pelayanan perpustakaan, agar pemustaka merasa nyaman saat berkunjung ke perpustakaan.

“Perpustakaan hendaknya sesuai standar yang ditetapkan, sehingga pemustaka lebih senang berada di perpustakaan,” ujarnya.

Guna mendorong terwujudnya hal itu, maka DPK Bontang terus melakukan penilaian kepada 12 sekolah yang akan dilakukan akreditasi. Diharapkan, ke depan akan ada peningkatan jumlah perpustakaan sekolah dan desa yang terakreditasi setiap tahunnya.

“Tahun ini kita mengusulkan 12 perpustakaan sekolah untuk akreditasi. Karena kalau bukan dari kita yang mendorong dan bukan komitmen pemilik perpustakaan, maka tidak akan dilirik,” tandasnya. (Adv DPK Kaltim/M Jay)

Don`t copy text!