MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor mengatakan, hari ini Presiden Jokowi ke Kalimantan Timur (Kaltim) untuk melakukan sejumlah kunjungan kerja.

Hal itu disampaikannya usai melantik empat pejabat Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, Selasa kemarin (21/6/2022).

“Besok (hari ini,) itu langsung dari Balikpapan ke IKN. Terus IKN ke Samarinda, mengikuti Kongres PMKRI. Habis itu baru balik ke Jakarta melalui APT Pranoto,” sebutnya pada awak media.

Dikatakan, hasil dari pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) yang dilakukan beberapa hari lalu, telah menjadwalkan rencana kunjungan kerja Presiden Jokowi. Yakni, rombongan Presiden tiba di Bandara SAMM Sepinggan Balikpapan. Dilanjutkan dengan perjalanan melalui darat menuju ke lokasi persemaian Mentawir dan dilanjutkan menuju ke bendungan Sepaku, Semoi. Selesai dari tinjauan ke bendungan, rombongan Presiden menuju ke titik nol IKN Nusantara dan lokasi kemping melalui jalan darat.

Selanjutnya, rombongan akan menuju ke Kota Samarinda dengan menggunakan helipad ke Bandara APT Pranoto dan dilanjutkan perjalan darat menuju Convention Hall Sempaja, untuk membuka Kongres PMKRI. Kehadiran Presiden Jokowi di acara tersebut tak lama, karena rombongan Presiden langsung menuju ke Bandara APT Pranoto untuk kembali ke Jakarta.

Plt Asisten Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Kaltim Deni Sutrisno mengatakan, jadwal kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Kalimantan Timur tidak ada perubahan.

“Besok tidak ada perubahan, setelah hasil rapat kemarin kita Rakorda dengan Sekretaris Militer Presiden, Paspampres, Protokol Istana. Jadi, dijadwalkan pak Presiden tanggal 22 Juni meeting di Balikpapan, lalu menuju ke persemaian. Kemudian dilanjutkan ke bendungan, melihat progres Bendungan Sepaku, Semoi. Setelah itu ke titik nol IKN, lalu lanjut ke Samarinda didampingi pak Gubernur, Pangdam dan Kapolda. Kemudian lanjut kegiatan di Samarinda, setelah selesai beliau lanjut ke APT Pranoto, kembali ke Jakarta,” bebernya, pada awak media.

Kunjungan kerja Presiden Jokowi ini hanya dilaksanakan selama satu hari dan tidak akan ada presentasi kegiatan.

“Tidak ada menginap, jadi acara hanya satu. Juga tidak ada yang dipresentasikan, karena tahapan sudah jelas. Kalau ada perubahan, seperti jam saja, tapi tidak ada perubahan jauh,” pungkasnya.

Penulis : Koko
Editor : Oen

Don`t copy text!