Hari Ketiga Pencarian di Sungai Belayan, SAR Perluas Radius 10 Km Demi Temukan Arani

Mediaborneo.net, Kukar –   Harapan keluarga masih menggantung di tepian Sungai Belayan. Memasuki hari ketiga operasi pencarian, Tim SAR Gabungan kembali menyisir perairan Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar),  untuk menemukan Arani (58), korban kecelakaan perahu ketinting yang hingga kini belum ditemukan.

Peristiwa ini bermula dari kecelakaan tragis ketika sebuah perahu ketinting ditabrak kapal LCT di Sungai Belayan. Dari dua korban dalam insiden tersebut, Ilan (21) berhasil selamat, sementara Arani, yang diketahui merupakan warga setempat, masih dinyatakan hilang. Sejak kejadian itu, keluarga korban setia menanti kabar di lokasi, berharap upaya pencarian membuahkan hasil.

Dantim SAR Gabungan, Nur Ngalim, mengatakan bahwa pada hari ketiga ini pencarian dilakukan sesuai rencana operasi dengan memperluas area hingga radius 10 kilometer dari lokasi kejadian perkara (LKP).

“Di H.3 ini kami memperluas area pencarian sejauh 10 kilometer dari LKP. Penyisiran dilakukan menyusuri alur sungai menggunakan sarana air, dengan melibatkan seluruh unsur yang ada,” ujar Nur Ngalim.

Ia mengakui, operasi pencarian tidak berjalan mudah. Arus Sungai Belayan yang cukup kuat serta kondisi wilayah yang masih rawan binatang buas, seperti buaya, menjadi tantangan serius bagi tim di lapangan. Meski demikian, seluruh personel tetap bekerja maksimal dengan mengedepankan standar keselamatan.

“Keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama. Namun upaya pencarian akan terus kami lakukan secara optimal,” tegasnya.

Operasi SAR Gabungan ini melibatkan banyak unsur, mulai dari Kantor SAR Balikpapan, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, BPBD Kukar, TNI-Polri, Damkarmatan Kota Bangun, Pramuka Peduli, ERT PT Bayan Resources, pemerintah kecamatan, relawan gabungan, hingga dukungan aktif masyarakat dan keluarga korban. (Ann/M Jay)

Share
Exit mobile version