MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan, sekolah-sekolah masih menerapkan kurikulum merdeka hingga saat ini.

Menurut dia, biasanya perubahan kurikulum terjadi ketika masa kenaikan kelas.

“Kita masih memakai kurikulum merdeka, tidak ada yang berubah sampai nanti kelulusan. Ini tinggal beberapa bulan lagi, ” katanya belum lama ini.

Walaupun begitu kata Puji, masih ada sekolah-sekolah di luar dari sekolah penggerak yang menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan Kurikulum 13 (K13).

Untuk diketahui, KTSP adalah dimana setiap mata pelajaran dirancang berdiri sendiri dengan kompetensi dasar sendiri pula dan berjumlah sebelas mata pelajaran. Sementara K13 adalah setiap pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik untuk meningkatkan kreativitas peserta didik.

“Ada juga sekolah yang menggunakan KTSP dan K13, karena masih berlaku. Semoga 100 peren dapat seluruhnya. Khusus untuk sekolah penggerak itu ada yang dibiayai pemerintah, ada yang mandiri. Mudah-mudahan bisa pakai kurikulum merdeka, ” katanya.

Puji menambahkan, dengan menggunakan kurikulum merdeka, maka sekolah tidak akan kesulitan dalam penerapan sistem belajar, karena bisa menggunakan KTSP maupun K13.

“Karena kurikulum merdeka bebas, mau pakai KTSP 2006 atau K13, ” pungkasnya. (Adv/Koko)

Don`t copy text!