MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Samarinda Erham Yusuf mengatakan, selama bulan Ramadan tahun ini terdapat penurunan jumlah pengunjung di perpustakaan yang dipimpinnya tersebut.

Kendati layanan perpustakaan tetap berjalan seperti biasanya. Hanya saja jam operasional layanan Dispusip Kota Samarinda mengalami perubahan di bulan Ramadan ini. Yakni, Senin hingga Kamis layanan dibuka mulai pukul 08.00 sampai 15.00 Wita, hari Jumat layanan dibuka pukul 08.00 sampai 14.00 Wita. Sedangkan Sabtu dan Minggu atau hari besar lainnya tutup.

“Bulan Ramadan ini memang pengunjung ada penurunan. Di hari biasanya itu mencapai 700 pengunjung lebih. Sekarang mungkin rata-rata hanya 100 pengunjung lebih, ” katanya.

Berdasarkan data kunjungan Dispusip Kota Samarinda, pada Februari 2023 lalu jumlah pengunjung mencapai 15.441 orang atau 772 orang dengan rentang waktu 20 hari kerja.

“Bulan puasa ini dengan jam layanan selama 14 hari kerja totalnya ada 1.580 pengunjung yang datang, ” terangnya.

Terkait dengan penurunan jumlah pengunjung Dispusip Kota Samarinda tersebut, kata Erham, banyak penyebabnya. Diantaranya, ditiadakannya kunjungan siswa siswi sekolah.

“Sekarang kunjungan siswa sekolah ditiadakan. Mereka mungkin mengurangi kegiatan di luar ruangan, ” katanya.

Kendati begitu, menurut Erham, masih ada anak sekolah yang datang ke Dispusip Kota Samarinda dan biasanya dilakukan setelah pulang sekolah.

“Di luar program kunjungan sekolah, masih ada siswa yang datang ke sini. Biasanya setelah jam sekolah selesai, mereka mengerjakan tugas di sini. Buku-buku yang dibaca juga mengenai pelajaran sekolah. Tapi kalau mahasiswa, kunjungannya sama seperti hari biasanya, ” pungkasnya. (Adv DPK Kaltim/Oen/M Jay)

Don`t copy text!