Mediaborneo.net, Berau – Aktivitas judi sabung ayam di kawasan Jalan Ringroad RT 012, Kelurahan Rinding, Kecamatan Teluk Bayur, Berau, berakhir setelah polisi membongkar arena yang diduga digunakan untuk perjudian, Minggu (27/9/2026) sore.
Penertiban dilakukan sekitar pukul 16.00 WITA oleh jajaran Polsek Teluk Bayur yang dipimpin Kapolsek Teluk Bayur AKP Budi Witikno bersama Kanit Reskrim Ipda Sarengat, S.H. Sebanyak sembilan personel dikerahkan dalam kegiatan tersebut.
Kapolsek Teluk Bayur mengatakan pembongkaran dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan dugaan aktivitas perjudian di kawasan tersebut.
“Kami bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat. Laporan itu langsung kami tindak lanjuti dengan mendatangi lokasi,” kata AKP Budi Witikno.
Sesampainya di lokasi, petugas menemukan sebuah arena sabung ayam berukuran sekitar 10 × 20 meter. Bangunan tersebut dibuat menggunakan material kayu dan dilengkapi pagar kawat.
Polisi menduga arena itu sengaja digunakan secara sembunyi-sembunyi pada waktu tertentu. Aktivitas tersebut disebut lebih sering berlangsung ketika akhir pekan atau hari libur.
“Di lokasi kami menemukan arena yang memang sudah dibuat sedemikian rupa dan diduga digunakan untuk kegiatan sabung ayam,” ujar Budi.
Tak ingin arena kembali digunakan, petugas kemudian membongkar seluruh bangunan dan sarana yang berada di lokasi. Material arena selanjutnya dimusnahkan dengan cara dibakar.
“Seluruh sarana dan prasarana yang ada langsung kami bongkar dan musnahkan di tempat. Tujuannya agar tidak bisa digunakan kembali untuk perjudian,” tegasnya.
Selain membongkar arena, polisi juga memberikan imbauan kepada warga dan pengguna jalan usaha tani di sekitar lokasi. Masyarakat diminta tidak ikut terlibat dalam perjudian ataupun kegiatan lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Kami mengimbau masyarakat jangan sampai terlibat dalam aktivitas perjudian. Kalau menemukan indikasi tindak kriminal, segera sampaikan kepada kepolisian,” tutur Budi.
Polsek Teluk Bayur memastikan pemantauan di kawasan yang dianggap rawan akan terus dilakukan. Patroli dan penyelidikan juga akan ditingkatkan sebagai langkah pencegahan.
“Kami akan meningkatkan patroli, monitoring, dan penyelidikan di sejumlah titik yang dianggap rawan untuk mencegah perjudian kembali terjadi,” pungkasnya. (Sho/M Jay)












