Besok Demo Ribuan Massa di Samarinda, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Dua Titik Ini

Mediaborneo.net, Samarinda –   Gelombang aksi demonstrasi besar dipastikan akan terjadi di Samarinda pada Selasa besok (21/4/2026).

Ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim akan turun ke jalan untuk menyuarakan kritik terhadap kepemimpinan Gubernur Kalimantan Timur Rudi Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji, khususnya terkait janji kampanye yang dinilai belum terealisasi.

Aksi ini akan dipusatkan di dua lokasi strategis, yakni kantor DPRD Kaltim pada pagi hari dan dilanjutkan ke kantor Gubernur Kaltim pada siang hari. Besarnya jumlah massa diprediksi memicu kepadatan lalu lintas di sejumlah ruas utama kota.

Mengantisipasi hal tersebut, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar menyatakan pihaknya akan memberlakukan rekayasa lalu lintas secara bertahap di sekitar titik aksi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan meski terjadi konsentrasi massa dalam jumlah besar.

“Kami sudah siapkan skema pengalihan arus di dua titik kegiatan. Tujuannya agar masyarakat tetap bisa beraktivitas tanpa terganggu kemacetan panjang,” kata Hendri.

Ia menjelaskan, pada pagi hingga siang hari, rekayasa lalu lintas akan difokuskan di kawasan DPRD Kaltim. Arus kendaraan dari arah Jalan MT Haryono dan Jalan M. Saite menuju Jalan Rapak Indah akan dialihkan melalui sejumlah jalur alternatif seperti Jalan Tengkawang, Jalan Ulin, Jalan Kahoi, hingga tembus ke Jalan Teuku Umar.

Sementara kendaraan dari arah sebaliknya juga akan diarahkan melalui jalur penghubung lain untuk menghindari titik penumpukan massa.

Memasuki siang hari, pengalihan arus akan bergeser ke kawasan kantor Gubernur Kaltim. Kendaraan dari arah Jalan Yos Sudarso menuju Jalan Slamet Riyadi akan diarahkan melalui Jalan Pulau Sepatik, Jalan Imam Bonjol, Jalan Basuki Rahmat, hingga Jalan Antasari. Sedangkan arus sebaliknya akan dialihkan melalui Jalan RE Martadinata dan sejumlah jalan alternatif lainnya.

Hendri mengimbau masyarakat agar menghindari ruas jalan yang menjadi lokasi aksi serta menyesuaikan waktu perjalanan. Ia juga meminta warga untuk mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran bersama.

“Kami sarankan masyarakat berangkat lebih awal atau menggunakan jalur alternatif. Ikuti petunjuk petugas agar tidak terjebak kepadatan,” ujarnya.

Pihak kepolisian juga memastikan pengamanan akan dilakukan secara maksimal guna menjaga situasi tetap kondusif selama aksi berlangsung. Dengan potensi kehadiran ribuan massa, aksi ini diperkirakan menjadi salah satu demonstrasi terbesar di Samarinda tahun ini.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan turut menjaga ketertiban, sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan aman tanpa mengganggu aktivitas publik secara luas. (Mela/M Jay)

Share
Exit mobile version