Domino Jadi Olahraga Rekreasi, Ini Kata Anggota DPRD Samarinda

Mediaborneo.net, Samarinda –   Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) di Samarinda terus mendorong perubahan cara pandang masyarakat terhadap permainan domino yang selama ini kerap dikaitkan dengan stigma negatif.

Anggota DPRD Samarinda, Maswedi, menegaskan bahwa domino kini telah berkembang menjadi olahraga rekreasi yang memiliki struktur organisasi dan agenda kompetisi resmi di bawah Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI).

“Domino sudah punya jalur pembinaan dan kompetisi. Ini bukan lagi sekadar permainan santai, tapi olahraga rekreasi yang bisa dibina,” ujar Maswedi.

Maswedi yang juga merupakan Ketua PORDI Samarinda Utara ini menyebutkan, berbagai turnamen dari tingkat daerah hingga nasional telah digelar dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Animo peserta terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa domino mulai diterima sebagai olahraga strategi,” kata dia.

Selain aspek kompetisi, Maswedi menilai domino juga memiliki nilai sosial yang kuat karena mampu mempererat hubungan antarwarga.

“Di setiap kegiatan, yang muncul bukan hanya kompetisi, tapi juga interaksi sosial yang memperkuat silaturahmi,” katanya.

PORDI juga disebut memberikan dampak ekonomi tidak langsung melalui kegiatan turnamen yang melibatkan pelaku usaha lokal.

“UMKM biasanya ikut bergerak saat event berlangsung. Jadi ada efek ekonomi yang ikut tumbuh,” katanya.

Sementara itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebelumnya telah menyampaikan bahwa domino diperbolehkan selama tidak mengandung unsur perjudian, tidak melalaikan ibadah, dan tetap dijalankan dalam batas etika sosial.

Maswedi berharap domino semakin diterima sebagai olahraga tradisional yang sehat dan membangun kebersamaan.

“Kami ingin stigma lama hilang. Domino harus dilihat sebagai olahraga rekreasi,” pungkasnya. (Adv/DPRD Samarinda)

Share
Exit mobile version