Mediaborneo.net, Samarinda – Dua orang remaja laki-laki dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, kawasan Jalan RE Martadinata, Samarinda, tak jauh dari Teras Samarinda pada Kamis sore (5/11/2026).
Dua remaja tersebut belakangan diketahui adalah santri salah satu pondok yang ada di Kota Samarinda, masing-masing SA (14) dan RA (14).
Informasi yang dihimpun, seorang warga bernama Iqbal, yang kebetulan berada di lokasi kejadian sebelum peristiwa naas tersebut, dia sempat melihat kedua remaja malang itu duduk di atas batu di tepi sungai. Tak ada kecurigaan apapun saat itu.
Namun selang beberapa lama kemudian, Iqbal kaget setelah melihat dua remaja itu sudah terseret arus sungai, melambaikan tangan seperti meminta tolong dan posisi kepala masih terlihat. Hanya hitungan detik, kedua korban sudah menghilang ditelan arus sungai.
Kejadian itu kontan membuat Iqbal kaget, panik dan langsung meminta tolong kepada warga sekitar. Peristiwa itu juga langsung dilaporkan ke Tim SAR.
Sementara itu, di tepi sungai lokasi kejadian, ditemukan dua stel pakaian dan dua pasang sandal milik kedua korban. Di salah satu pakaian ada tertulis nama korban.
Informasi kejadian tersebut langsung cepat menyebar, hingga akhirnya diketahui bahwa kedua korban adalah santri di salah satu pondok pesantren di Samarinda.
Operasi pencarian terhadap kedua korban langsung dilakukan oleh Tim SAR gabungan dengan melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
“Ya benar, ada dua korban dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam. Operasi pencarian dilaksanakan bersama Tim SAR Gabungan,” kata Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan. (Han/M Jay)












