MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membuat program untuk penyeimbangan antara pembangunan infrastruktur dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pembangunan infrastruktur itu seimbang dengan pembangunan SDM, terutama pada layanan dasar. Seperti, pendidikan, kesehatan, dan sosial,” ujarnya.

Pelayanan dasar, kata dia, merupakan pijakan utama dalam pembangunan SDM yang berkualitas. Tak kalah penting lainnya adalah pendidikan merupakan salah satu bidang pelayanan dasar yang paling berpengaruh dalam rangka membentuk SDM yang unggul dan berdaya saing.

“Pelayanan dasar yang dimaksud adalah. Seperti, kesejahteraan guru, bagaimana dengan sekolah-sekolah yang nota bene masih dibawah standar pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM),” katanya.

Dikatakan, keseimbangan pembangunan keduanya merupakan investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah. Upaya ini, kata Puji, sangat penting untuk dilaksanakan secara merata dan seimbang.

“Pembangunan infrastruktur penting untuk pertumbuhan ekonomi, pengembangan SDM adalah kunci untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Sebagaimana yang telah dijanjikan oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun bahwa peningkatan pembangunan SDM akan digenjot tahun 2024 mendatang.

“Kita lihat nanti seperti yang diusulkan oleh komisi IV DPRD Samarinda terkait pembangunan SDM. Karena sekarang pemkot sedang kuatkan pada perbaikan infrastruktur. Terutama pengendalian banjir dan perbaikan jalan-jalan kota. Kita lihat sendiri pembangunannya yang saat ini sedang berjalan,” tandasnya. (Koko/M. Jay/Adv/DPRD Samarinda)

Don`t copy text!