Terios Putih Tabrak 7 Pemotor hingga Dikejar Warga di Samarinda, Sempat Kabur ke Samboja

Mediaborneo.net, Samarinda –   Aksi brutal terjadi di Samarinda. Seorang pemuda mengemudikan mobil Terios putih KT 1576 CK secara ugal-ugalan dan menabrak sejumlah pengendara motor di berbagai ruas jalan, Jumat (24/4/2026) malam hingga Sabtu dinihari.

Insiden ini bermula sekitar pukul 22.00 WITA dari arah Sempaja. Mobil melaju kencang tanpa kendali dan mulai menabrak pengendara yang melintas. Kepanikan pun terjadi di beberapa titik jalan.

Di Jalan M Yamin, pelaku kembali menyenggol kendaraan lain, lalu melesat ke arah Jalan P Antasari. Warga sempat menghadang pelaku di kawasan Tepian Mahakam. Mobil bahkan sempat berhenti. Namun bukannya menyerah, pelaku justru kembali menginjak pedal gas dan kabur dari kepungan warga.
Kejar-kejaran pun terjadi. Sejumlah pengendara motor nekat membuntuti mobil tersebut.

Aksi berbahaya ini terus berlanjut hingga kawasan Rapak Dalam dan sekitar Stadion Palaran. Di lokasi ini, beberapa pemotor kembali menjadi korban dan harus dilarikan ke RS IA Moeis.

Relawan bersama aparat kepolisian langsung bergerak melakukan pengejaran dan pengamanan di sejumlah titik. Namun pelaku tetap melaju liar. Bahkan di Jalan Trikora Palaran, ia kembali menabrak pengguna jalan. Data sementara, sedikitnya 7 orang menjadi korban dalam kejadian ini.

“Personil piket lantas mendatangi TKP di Jalan HM Rifadin. Dari hasil pendataan sementara terdapat 7 korban akibat rangkaian kecelakaan ini,” ujar seorang petugas di lapangan.

Pelarian pelaku sempat terlacak. Sekitar pukul 01.40 WITA, mobilnya terlihat berhenti di kawasan PDAM Samboja. Rekaman CCTV menunjukkan pelaku turun dari kendaraan sebelum akhirnya dijemput mobil lain jenis Ayla berwarna silver.
Keduanya kemudian melaju kembali menuju Samarinda dengan kecepatan tinggi, diduga ke arah Jalan AWS Gang 5.
Akhirnya, setelah pengejaran berjam-jam, pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 03.40 WITA.

Untuk menghindari amukan massa, pelaku langsung dibawa ke Polsek Samarinda Ulu. Polisi kini masih mendalami motif di balik aksi nekat tersebut. Kasus tabrak lari beruntun ini menjadi sorotan warga karena dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan. (Koko/M Jay)

Share
Exit mobile version