Mediaborneo.net, Kukar – Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahu di perairan Sungai Mahakam, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Korban diketahui bernama Achdar Has (64), warga Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Korban diduga terjatuh dari perahu saat beraktivitas di Sungai Mahakam.
Laporan kejadian diterima Pos SAR Samarinda pada Minggu (2/8/2026). Setelah berkoordinasi dengan pelapor, Tim Rescue Pos SAR Samarinda langsung mengerahkan Search and Rescue Unit (SRU) menuju lokasi kejadian. Tim berangkat pukul 15.30 Wita dan tiba sekitar pukul 16.30 Wita.
Setibanya di lokasi, personel SAR bersama BPBD Kutai Kartanegara, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Polsek Loa Kulu, Damkarmatan, relawan, dan keluarga korban langsung menyisir area yang diduga menjadi titik korban terjatuh.
Penyisiran dilakukan menggunakan rubber boat Basarnas, speedboat BPBD, speedboat Satpolairud, perahu nelayan, serta didukung peralatan SAR air dan peralatan selam. Meski cuaca cerah, derasnya arus Sungai Mahakam menjadi tantangan bagi tim di lapangan.
Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan, mengatakan pencarian hari pertama difokuskan di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik korban terjatuh. Namun, hingga operasi dihentikan sementara, korban belum berhasil ditemukan.
“Tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun hasilnya masih nihil. Sesuai rencana operasi, pencarian akan kami lanjutkan pada hari berikutnya dengan memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan seluruh unsur SAR yang terlibat,” kata Aries Setiawan.
Aries menjelaskan, arus Sungai Mahakam yang cukup deras menjadi kendala utama selama proses pencarian. Meski demikian, cuaca yang cerah membantu tim dalam melakukan penyisiran di permukaan sungai.
“Seluruh unsur SAR tetap bersiaga di sekitar lokasi untuk melanjutkan operasi. Kami juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar segera melapor apabila melihat tanda-tanda keberadaan korban,” katanya.
Usai evaluasi, Tim SAR Gabungan mendirikan posko di sekitar lokasi kejadian dan akan melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya sesuai rencana operasi (Renops). (Ann/M Jay)












