MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Aktivitas pagi masyarakat yang tinggal di bilangan Jalan Wolter Monginsidi RT 26, Kelurahan Dadi Mulya, Samarinda Ulu buyar setelah mengetahui kobaran api disertai asap hitam pekat keluar dari sela-sela bangunan warung penjual kelapa, sekira pukul 07.30 Wita, Kamis (22/9/2022).

Kontan peristiwa itu menarik perhatian warga, diantaranya ada yang berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya dan ada warga yang berupaya menyelamatkan harta bendanya.

Sementara itu, api terus membesar, melahap warung pedagang bakso yang persis berada di sebelah warung pedagang kelapa. Hanya hitungan menit, api terus berkobar, apalagi bahan material bangunan yang ada di lokasi kejadian mayoritas berbahan kayu dan semi permanen.

Puluhan pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan kobaran api. Namun upaya itu tidak berjalan mudah, karena minimnya sumber titik air di lokasi kejadian.

Informasi yang diterima dari Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda, akibat musibah kebakaran tersebut, 2 bangunan terbakar. Yaitu 2 pintu bangunan warung dan 1 unit bangunan rumah kos 7 pintu. Selain itu, 1 unit bangunan rumah 2 lantai ikut terdampak.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Sedikitnya ada 7 KK kehilangan tempat tinggal.

Sementara itu, dugaan api sendiri berasal dari warung penjual kelapa. Namun untuk kepastiannya masih menunggu hasil investigasi pihak kepolisian.

“Kurang dari 1 jam api sudah berhasil dipadamkan. Hanya saja tadi di lapangan, anggota agak kesulitan untuk menemukan titik sumber air,” kata Staf Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda Sunardi Siman.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!