Kajati Kaltim Lantik Asisten Pidana Militer Baru

Mediaborneo.net, Samarinda –   Kepemimpinan bidang pidana militer di lingkungan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur (Kejati Kaltim) resmi berganti. Kepala Kejati Kaltim Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. melantik Kolonel Cpm Raden Tri Cahyo Budi A, S.L.P., M.H. sebagai Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kejati Kaltim, Rabu (9/9/2026).

Pelantikan, pengambilan sumpah, serta serah terima jabatan tersebut berlangsung di Aula Kejati Kaltim, Samarinda. Prosesi dipimpin langsung Kajati Kaltim dan dihadiri Wakajati Kaltim Nur Asiah, S.H., M.Hum., jajaran para asisten, kepala kejaksaan negeri se-Kalimantan Timur, Kabag TU, para koordinator, kasi, serta anggota IAD Wilayah Kaltim.

Raden Tri Cahyo Budi sebelumnya dipercaya mengemban tugas sebagai Danpomdam V/Brawijaya. Ia kini menggantikan Kolonel Laut (H) Joko Sutikno, S.H., M.H., CIQnR yang mendapat penugasan baru sebagai Sahli B Sospol Pok Sahli Koarmada II Koarmada RI.

Kajati Kaltim Chatarina Muliana menyebut pejabat yang dilantik telah melalui proses penilaian dan merupakan figur yang dinilai memiliki kapasitas untuk menjalankan tanggung jawab strategis di lingkungan Kejaksaan.

“Pejabat yang dilantik hari ini merupakan pribadi-pribadi terpilih yang mempunyai kualitas yang dibutuhkan untuk memimpin dan menggerakkan roda bidang ataupun satuan kerja yang dipimpin,” ujar Chatarina.

Menurut Chatarina, pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi. Mutasi dan promosi dilakukan untuk menjaga kesinambungan sekaligus meningkatkan kemampuan institusi dalam menghadapi tuntutan penegakan hukum yang terus berkembang.

“Kegiatan promosi dan mutasi ini merupakan hal yang lumrah. Penempatan dan alih tugas pejabat di lingkungan Kejaksaan merupakan kebijakan organisasi yang senantiasa terus dilakukan secara berkelanjutan,” katanya.

Dia menambahkan, kebutuhan organisasi Kejaksaan saat ini semakin kompleks. Karena itu, perpindahan dan penempatan pejabat harus mampu menjadi momentum untuk mempercepat peningkatan kinerja.

“Proses perjalanan organisasi harus terus maju bergerak secara berkesinambungan guna memenuhi tugas yang semakin kompleks dan berkembang tiada henti, agar akselerasi kinerja Kejaksaan lebih baik dan lebih adaptif,” tegas Chatarina.

Kepada Aspidmil yang baru, Kajati Kaltim meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami persoalan yang menjadi tanggung jawabnya. Penguasaan tugas, menurutnya, menjadi modal penting agar persoalan yang muncul dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Segera dapat mengidentifikasi, mempelajari, menguasai dan menyelesaikan berbagai persoalan di tempat yang baru. Gunakan akselerasi dan akurasi dalam melaksanakan tugas,” pesan Chatarina.

Selain kemampuan teknis, dia mengingatkan agar pejabat baru membangun budaya kerja yang sehat. Lingkungan kerja diharapkan mampu mendorong lahirnya gagasan baru sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

“Pejabat baru harus menerapkan suasana kerja yang produktif, inovatif, transparan, dan akuntabel, dengan terus menumbuhkan etos kerja yang berorientasi pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Integritas juga menjadi perhatian utama Kajati Kaltim. Dia meminta seluruh jajaran menjauhi penyimpangan maupun perilaku yang dapat mencederai kepercayaan publik.

“Jaga integritas, termasuk menjauhi penyimpangan dan perbuatan tercela. Wujudkan proses penegakan hukum yang adil, profesional dan bermanfaat,” tegasnya.

Chatarina mengingatkan bahwa jabatan bukanlah alasan untuk merasa lebih tinggi dari orang lain. Sebaliknya, amanah baru yang diberikan harus menjadi dorongan untuk bekerja lebih rendah hati dan bertanggung jawab.

“Jabatan adalah sebuah amanah yang dititipkan Tuhan Yang Maha Esa kepada kita. Tanda jabatan yang disematkan saat ini janganlah membuat kita sombong, tinggi hati,” ujarnya.

Dia menegaskan, tanggung jawab seorang pejabat tidak berhenti pada pertanggungjawaban kepada pimpinan maupun masyarakat. Ada tanggung jawab moral yang lebih tinggi kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai pemberi amanah.

“Dengan jabatan yang baru ini kita harus bisa lebih rendah hati serta mampu mempertanggungjawabkannya tidak hanya kepada pimpinan dan seluruh lapisan masyarakat, akan tetapi yang utama kepada Sang Pemberi Amanah,” kata Chatarina.

Dengan pergantian tersebut, Kejati Kaltim berharap pelaksanaan tugas bidang pidana militer dapat semakin optimal dan memberikan kontribusi terhadap penegakan hukum yang profesional di wilayah Kalimantan Timur.

“Saya ucapkan selamat datang di Bumi Etam Kalimantan Timur dan selamat bekerja. Laksanakanlah tugas dengan sungguh-sungguh,” tutur Chatarina.

Dia berharap kinerja pejabat baru pada akhirnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat serta memperkuat kehadiran Kejaksaan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

“Sehingga penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (Koko/M Jay)

Share