Home » Asma Kambuh, Satu Nelayan Dievakuasi dari Pulau Sabangkatan

Asma Kambuh, Satu Nelayan Dievakuasi dari Pulau Sabangkatan

MEDIABORNEO.NET, BALIKPAPAN – Mustari (60) nelayan yang sempat terombang-ambing di perairan Selat Makassar bersama 3 nelayan lain setelah kapal yang mereka tumpangi patah kemudi, berhasil dievakuasi tim gabungan SAR dari Pulau Sabangkatan, Sulawesi Barat, sekitar pukul 23.00 Wita, Sabtu (18/12/2021).

Kondisi kesehatan Mustari saat dievakuasi menurun, karena nelayan tersebut mengalami sesak nafas, lantaran penyakit Asma yang dideritanya kambuh.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta mengatakan, Tim Kansar Balikpapan diturunkan untuk bergabung dengan unsur SAR lainnya setelah menerima informasi dan permintaan evakuasi terhadap 4 nelayan dari Pulau Sabangkatan. Dimana, kapal yang ditumpangi 4 nelayan tersebut sempat mengalami patah kemudi saat mencari ikan di perairan Selat Makassar sekitar pulau Sabangkatan pada Jumat lalu.

“Pukul 13.45 kemarin, tim SAR gabungan berangkat menuju Pulau Sabangkatan dan baru pukul 20.05 tim SAR tiba di sana. Selanjutnya tim gabungan bertemu dengan korban yang saat itu berada di kediaman Kepala Desa Pulau Sabangkatan,” ucapnya, Minggu (19/12/2021).

“Tim SAR mengevakuasi satu korban An. Mustari kembali ke Balikpapan, karena mengalami kendala kesehatan. Adapun 3 korban lainnya tetap di Pulau Sabangkatan untuk menunggu perbaikan kapal mereka,” sambungnya.

Selanjutnya, tim gabungan SAR kembali menuju Dermaga Somber, Balikpapan dengan membawa Mustari.

“Pukul 02.35, tim SAR tiba di Dermaga Somber, Balikpapan dan selanjutnya nelayan An. Mustari dibawa ke RSUD Kanudjoso, Balikpapan untuk mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.

Dengan telah dilaksanakannya evakuasi korban, operasi SAR ditutup dan seluruh unsur SAR gabungan dikembalikan ke kesatuan masing-masing untuk dilanjutkan dengan kesiapsiagaan.

Sebelumnya diberitakan, kapal nelayan yang ditumpangi 4 nelayan, bertolak dari Balikpapan menuju ke perairan Selat Makassar sekitar pulau Sabangkatan pada Senin lalu. Namun pada Jumat (17/12/2021) kapal nelayan tersebut mengalami patah kemudi hingga sempat terombang-ambing di tengah laut.

Beruntung saat itu di lokasi kejadian juga ada melintas kapal nelayan lainnya. Akhirnya kapal 4 nelayan tersebut ditarik menuju ke Pulau Sabangkatan, Sulawesi Barat.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!