MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Pj Kepala Disperindagkop Kaltim, Heni Purwaningsih mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Biro Ekonomi Pemprov Kaltim terkait kelangkaan gas “melon” di beberapa wilayah Kaltim beberapa waktu terakhir ini.

“Memang untuk kebijaksan gas 3 kilo itu sudah ada pertemuan membahas itu dan sudah kita diskusikan,” ujarnya.

Dari banyaknya keluhan yang disampaikan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan gas “melon”, diakuinya laporan tersebut juga sampai kepada pihaknya.

“Di lapangan memang kita lihat banyak masyarakat yang kesulitan untuk mendapatkan itu, tentu ini menjadi perhatian Pemprov Kaltim untuk bagaimana nanti melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak Pertamina sebagai distributor, maupun yang mengkoordinir sistem distribusi dan tata niaganya, ” terangnya.

Disinggung mengenai dugaan pelanggaran atau penimbunan yang dilakukan oleh oknum tertentu, Heni Purwaningsih memastikan, jika hal tersebut ditemukan dan terbukti, maka pihaknya akan mendorong kasus tersebut untuk bisa ditangangi secara hukum.

“Kalau sudah ranahnya penyimpangan, nanti ada aparat yang mengambil tindakan. Kita di sisi pemerintah hanya bisa sesuai dengan tim yang sudah ada, yang dibentuk sesuai penugasan dan kewenangan. Tapi kita tentu tidak akan tinggal diam jika menemukan penyimpangan, kita bisa memberikan rekomendasi untuk menjadi dasar penegak hukum bertindak, ” pungkasnya.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!