MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2021 ini, Kalimantan Timur mendapatkan kado spesial dari Pemerintah Pusat, yakni ditetapkannya Sultan Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan nasional.

Gelar pahlawan nasional Sultan Aji Muhammad Idris ini diberikan Presiden RI Joko Widodo dan disampaikan oleh Kementerian Sosial. Sultan Aji Muhammad Idris sendiri merupakan Sultan ke -XIV Kesultanan Kutai Kartanegara Ong Martadipura, yang banyak berjasa dan berjuang melawan penjajah.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi usai bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan Samarinda, Jalan Pahlawan mengungkapkan rasa bangga dan terimakasih kepada Pemerintah Pusat yang telah menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada Sultan Aji Muhammad Idris.

“Kita semua berterimakasih kepada Presiden RI melalui Kementerian Sosial yang telah menetapkan Sultan Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan nasional dari Kalimantan Timur,” ucapnya pada awak media, Rabu (10/11/2021).

Dikatakan orang nomor dua di Kaltim ini, di Bumi Etam sendiri banyak pejuang yang menjadi pahlawan. Mereka mengorbankan hidup dan matinya untuk perjuangan Indonesia. Walaupun diakuinya, hanya satu orang pahlawan yang baru diakui sebagai pahlawan nasional dari Kaltim.

Terkait dengan lamanya pemberian gelar pahlawan pada Sultan Aji Muhammad Idris, disebutkan Wagub Hadi Mulyadi, ada tahapan dan proses panjang yang harus dilalui untuk mencapai gelar tersebut.

“Tentu ratusan pahlawan ada di Kalimantan Timur, tapi ini yang ditetapkan sebagai pahlawan nasional (hanya Sultan Aji Muhammad Idris, red). Bagi kita tidak ada masalah keterlambatan (pemberian gelar pahlawan nasional, red). Ini hanya masalah administratif dan masalah dokumentasi yang perlu dilengkapi. Tapi ini suatu kebanggaan bagi Kalimantan Timur, kita punya pahlawan yang pernah berjuang melawan penjajah Belanda, yaitu Sultan Aji Muhammad Idris,” katanya bangga.

Mengenai acara arak-arakan yang dilakukan oleh masyarakat di Kutai Kartanegara atas ditetapkannya Sultan Aji Muhammad Idris sebagai pahlawan nasional hari ini, mendapat apresiasi Wagub Hadi Mulyadi.

“Intinya, kita mengambil inspirasi kepahlawanan beliau. Arak-arakan itu adalah semangatnya untuk mengambil inspirasi. Itu yang penting,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi bertindak sebagai inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan, pagi tadi.

Masih dalam rangkaian upacara, Wagub Hadi Mulyadi melakukan peletakan karangan bunga di tugu pahlawan. Selanjutnya berziarah ke makam pahlawan dan melakukan tabur bunga. Tak hanya itu saja, Wagub juga berdoa untuk para pahlawan.

Penulis : Oen
Editor : M Jay

Don`t copy text!