MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Akhmed Reza Fachlevi mengatakan, saat ini pihaknya sedang membahas kegiatan pengembangan pemuda Kaltim jelang persiapan Porprov.

Menurut dia, kegiatan Porprov ini adalah kegiatan olahraga yang ditunggu-tunggu pelaksanaannya, setelah sempat tertunda di tahun lalu karena pandemi COVID-19.

“Porpov ini yang juga ditunggu-tunggu kepastiannya dari PB Porprov. Intinya, kita di DPRD Komisi IV berharapnya pelaksanaan ajang Porprov ini tidak ditunda, tapi tetap dilaksanakan,” ujarnya ditemui awak media, Selasa (1/11/2022) kemarin.

Dirinya mengaku khawatir jika ajang Porpov kembali ditunda, maka akan bisa mengganggu segala persiapan yang telah dilakukan oleh panitia lomba. Termasuk kesiapan yang telah dilakukan peserta lomba dari kabupaten/kota di Kaltim.

“Harapannya jangan dibatalkan, karena ini bisa mengganggu persiapan-persiapan para peserta Porprov nantinya, baik itu dari kabupaten kota maupun dengan atlet yang lainnya,” katanya.

“Belum lagi dengan umur para peserta lombanya, siapa tahu sudah melebihi dari pada umur yang ditentukan, sehingga tidak bisa ikut bertanding,” sambungnya.

Reza Fachlevi juga mengingatkan, bahkan rencana pelaksanaan kegiatan Porprov tersebut telah menelan anggaran yang tidak sedikit dari APBD, sehingga dia mendorong pemerintah untuk benar-benar mewujudkan event tersebut.

“Karena sudah banyak biaya yang dikeluarkan kabupaten/kota dalam rangka persiapan Pra Popnas. Kemudian para atlet kalau dibatalkan otomatis mental bertanding mereka bakal turun. Ini yang harus dihindari, sehingga harapanya kami dengan Dispora agar ini tepat waktu dilaksankan,” harapnya. (Adv/Koko/M Jay)

Don`t copy text!