Perahu Ketinting “Adu Banteng”, Seorang Motoris Tenggelam di Sungai Mahakam

MEDIABORNEO.NET, KUKAR – Dua perahu ketinting terlibat kecelakaan saat melintas di Sungai Mahakam, tepatnya di wilayah Desa Kota Bangun Ilir, Kukar tadi malam. Akibatnya, seorang motoris bernama Taufik Fahroji (22) dilaporkan tenggelam.

Informasi yang dihimpun dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, sekira pukul 18.30 Wita, Taufik bersama rekannya yang bernama Agus menaiki perahu ketinting milik orangtua Taufik. Saat itu, pemuda yang tercatat sebagai warga Jalan Plamboyan, Loa Buah, Kelurahan Sungai Kunjang, Samarinda ini bertindak sebagai motoris perahu.

Kendati tanpa penerangan, Taufik dan Agus tetap nekat menaiki perahu ketinting. Dari dok kapal yang ada di seberang sungai Desa Kota Bangun, keduanya mengarah ke Desa Kota Bangun Ilir untuk membeli obat nyamuk dan rokok.

Selesai belanja dan mendapatkan barang yang dicari, kedua pemuda itu kembali menaiki perahu ketinting kembali menuju ke dok kapal. Namun berselang 30 menit perjalanan, tiba-tiba dari arah berlawan datang perahu ketinting lain yang dikemudikan Abu Talib. Dan “brakkkkk”, benturan keras terjadi antar dua perahu ketinting tersebut. Sangking kerasnya benturan membuat Taufik terlempar dari perahu, tubuhnya sempat timbul tenggelam di permukaan sungai sebelum benar-benar tenggelam.

Menyadari peristiwa itu, perahu ketinting yang dikemudikan Abu Talib langsung berbalik arah untuk menolong korban. Namun setelah Agus dan Abu Talib melakukan pencarian, Taufik tak kunjung ditemukan.

“Bersama dengan unit gabungan SAR, tim kami telah melakukan pencarian dengan penyisiran sungai, tapi hasilnya masih nihil. Pencarian akan kembali dilakukan esok hari, ” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan Melkianus Kotta.

Penulis : Koko
Editor : Oen

Share