Peringati Hari Pustakawan, HM Syafranuddin : Perpustakaan Tanpa Arti Tanpa Pustakawan

MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Pentingnya keberadaan dan peran Pustakawan menjadi perhatian. Apresiasi yang besar diberikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim, HM Syafranuddin kepada seluruh Pustakawan di Indonesia dan Kaltim khususnya.

Momentum peringatan Hari Pustakawan menurut HM Syafranuddin menjadi waktu yang tepat untuk menegaskan komitmen terus memperhatikan dan berjuang memberikan kesempatan kepada Pustakawan, khususnya yang ada di instansi yang dipimpinnya, dalam rangka meningkatkan pendidikan.

Dikatakan mantan Kabiro Adpim Setdaprov Kaltim ini, keberadaan Pustakawan mempunyai andil besar dalam menjalankan aktivitas sebuah perpustakaan.

“Perpustakaan tak ada artinya tanpa ada Pustakawan. Mereka adalah orang-orang yang peduli dengan ketersediaan buku-buku untuk dibaca Pemustaka,” ujarnya, Jumat (7/7/2023).

“Terima kasih banyak pada Pustakawan yang masih bertahan dan bersedia menyandang status pekerjaan sebagai Pustakawan. Meski masih terdapat penilaian yang menyebut orang-orang yang bekerja di lingkungan perpustakaan adalah orang-orang yang dinilai tak memiliki masa depan, ” sambung HM Syafranuddin.

Masih kata dia, tugas dan fungsi Pustakawan tidak semata-mata mengurus buku-buku, tetapi bagaimana menyediakan buku yang berkualitas sesuai dengan zamannya, serta menyimpan dengan baik, sehingga saat diperlukan mudah didapatkan.

“Semua proses itu ditangani Pustakawan. Termasuk memberikan pelayanan dan merawat buku hingga layak baca, ” katanya.

Saat ini, lanjut HM Syafranuddin, seluruh Pustakawan di Indonesia semakin bersemangat “memoles” diri untuk memberikan pelayanan yang terbaik pada Pemustaka.

HM Syafranuddin menyebutkan, berbagai inovasi dan program digencarkan. Seperti Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial. Yang mana, program ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dia menambahkan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kaltim terus berupaya melakukan pembenahan, baik internal maupun eksternal, sesuai tupoksi yang ada.

“Saat ini DPK sedang menyebarkan Buncu Baca Etam, pelayanan berupa buku digital yang bisa diakses dalam jarak 200 meter, ” tandasnya. (Adv DPK Kaltim/M Jay)

Share