MEDIABORNEO.NET, KUTAI KARTANEGARA – Naas menimpa seorang pekerja kapal ponton batu bara, Giwin (23), warga Desa Liang Ilir, Kecamatan Kota Bangun, Kukar. Dia tenggelam setelah terseret arus sungai Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, Kamis kemarin (3/2/2022).

Kejadian tersebut oleh pihak keluarga korban baru dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kaltim pada Jumat (4/2/2022), setelah upaya pencarian yang dilakukan tidak berhasil.

Informasi yang disampaikan pihak keluarga korban kepada Basarnas Kaltim, sebelum kejadian korban bersama 4 orang temannya, sesama pekerja di kapal ponton batu bara sedang berenang di sekitar tambatan kapal, sekitar pukul 16.20 Wita, Kamis kemarin.

Arus sungai saat itu padahal sangat kencang, tetapi mereka nekat untuk berenang.

Tak berapa lama, mereka memutuskan untuk mengakhiri kegiatan berenang tersebut dan berusaha kembali ke tepi sungai, lantaran arus yang semakin kencang.

Kala itulah, diduga Giwin kelelahan dan tak mampu menahan arus. Akibatnya tubuhnya terseret arus dan tenggelam.

Sementara itu, teman-teman korban yang baru menyadari Giwin tak sampai ke tepi sungai, kaget. Karena tak menemukan pemuda tersebut. Mereka pun berusaha melakukan pencarian, tapi keberadaan Giwin tak pernah ditemukan hingga saat ini.

“Laporan kami terima dari paman korban, Jumat siang. Sekarang tim kami sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pencarian, bergabung dengan unit SAR lain yang lebih dulu ada di lokasi kejadian,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan Melkianus Kotta.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!