MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menilai, masih banyak fasilitas sarana dan prasarana yang ada di Samarinda belum ramah anak dan kaum disabilitas.

Sri Puji Astuti mencontohkan, di taman fasilitas umum yang dimiliki Kota Samarinda masih ada yang belum ramah anak dan disabilitas.

“Kadang taman-taman yang ada play ground tapi belum ramah anak, di sana masih banyak orang yang merokok, orang bebas berjualan apa saja, padahal yang seharusnya itu tidak boleh. Selain itu, fitur permainan juga yang ramah anak, tidak boleh melukai untuk meminimalisir kecelakaan,” ujarnya.

Pun dengan kaum disabilitas, menurut dia, banyak trotoar di Samarinda yang tidak menyediakan akses bagi penyandang disabilitas. Termasuk dengan instansi layanan pemerintah kota, banyak yang belum ramah disabilitas.

“Seharusnya setiap fasilitas umum dan layanan publik menyediakan akses bagi penyandang disabilitas. Karena masih ditemui banyak yang belum menyediakan itu,” katanya.

Dirinya berharap, dengan adanya revisi Perda Nomor 10 Tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Anak ada payung hukum yang lebih luas.

“Kalau sudah ada Perda, tinggal bagaimana mengimplementasikannya. Mulai dari dinas-dinas sampai ke masyarakat,” tutupnya. (Adv/Koko/Oen)

Don`t copy text!