MEDIABORNEO.NET, PPU – Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik memberikan apresiasinya atas peluncuran Desa Anti Korupsi di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Oktober pekan lalu.

Desa Anti Korupsi adalah program inovatif dan berpotensi mengubah paradigma dalam upaya memerangi korupsi.

“Desa Anti Korupsi adalah inisiatif yang sungguh luar biasa dan berharga ini adalah bukti nyata dari tekad kita untuk mengatasi akar permasalahan korupsi dengan melibatkan masyarakat secara langsung,” kata Pj Gubernur Akmal Malik dalam sambutan yang disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kaltim Anwar Sanusi saat Launching Desa Anti Korupsi Tahun 2023.

Program ini adalah langkah penting dalam membangun masyarakat yang lebih transparan, berintegritas dan bebas korupsi.

Selain itu, program ini juga sebagai upaya meningkatkan peran serta masyarakat pada upaya pemberantasan tindak pidana korupsi dan pentingnya nilai-nilai integritas guna mencegah terjadinya korupsi.

Pemerintah Provinsi Kaltim, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung penuh terhadap program Desa Anti Korupsi ini. Karena, korupsi telah menjadi musuh bersama karena dapat merusak pondasi moral dan ekonomi negara kita.

“Karena itu Desa Anti Korupsi memberikan solusi konkrit untuk memerangi masalah ini,” terangnya.

Dengan peluncuran Desa Anti Korupsi, kata dia, mari sambut masa depan yang lebih cerah bebas korupsi untuk Kaltim.

“Mari jadikan desa-desa sebagai teladan bagi daerah lain di Indonesia. Mari membangun budaya integritas yang kokoh dan memastikan bahwa korupsi tidak punya tempat dalam masyarakat,” pesannya.

Harus disadari bahwa pencegahan korupsi adalah tugas yang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat masyarakat harus berperan aktif dalam mengawasi dan mengawasi kinerja pemerintah di tingkat Desa.

Kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat adalah kunci sukses dan program Desa anti korupsi perlu ditegaskan betapa pentingnya nilai-nilai integritas dalam upaya pemberantasan korupsi.

Peluncuran Desa Anti Korupsi dihadiri Direktur Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI ( via zoom), Asisten Pemerintahan Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Wakapolres PPU, Kapolsek Sepaku, Kades Tengin Baru, serta Toga, Tomas, dan elemen masyarakat se Kecamatan Sepaku. (Oen/Adv)

Don`t copy text!