MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Polsek Sungai Pinang berhasil mengungkap kasus pencurian yang terjadi di toko kelontong Sunandar, Jalan Bengkuring Raya, Kelurahan Sempaja Timur, Kecamatan Samarinda Utara. Dua pemuda berinisial GD dan MR ditangkap setelah melakukan aksi pencurian pada Minggu, 3 Maret 2024, dan Rabu, 3 April 2024.

Awalnya, pemilik toko, SW, melaporkan kejadian pencurian. Dimana dua pemuda itu mengambil 10 piring telur pada kunjungan pertama mereka, Minggu (3/3/2024). Namun, pada kunjungan berikutnya, yakni sebulan berikutnya mereka kembali menggasak  2 karung beras 5 kg dan 1 unit telepon genggam merk Oppo, Rabu (3/4/2024).

Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang segera merespon laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan. Mereka berhasil menangkap kedua pelaku di Jalan Biawan, pada Sabtu dinihari (6/4/2024).

“Kedua pelaku mengakui perbuatannya, namun barang curian telah dijual,” kata Kapolsek Sungai Pinang, AKP Rachmad Aribowo.

Selama penangkapan, polisi berhasil menyita 2 unit sepeda motor Yamaha Gear dan Honda Vario yang digunakan kedua pelaku. Barang-barang tersebut akan digunakan sebagai bukti dalam proses hukum selanjutnya.

AKP Rachmad Aribowo, S.I.K. menjelaskan bahwa sebagian barang hasil curian belum ditemukan. Kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP Juncto 64 KUHP tentang pencurian yang dilakukan berulang, dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara.

“Dengan mendekati Hari Raya Idulfitri, penting bagi kita untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar. Saya harap warga juga memasang CCTV di area tempat tinggal dan usaha mereka untuk mencegah peluang bagi pelaku kejahatan,” pesannya.

Dengan penangkapan ini, Polsek Sungai Pinang menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Mereka juga mengingatkan pentingnya kerjasama antara polisi dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.

Penulis : Koko

Editor : M Jay

Don`t copy text!