MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Sejak beberapa waktu ini di Kota Samarinda mengalami lonjakan harga untuk beberapa komoditi pokok, seperti beras, cabai dan sebagainya. Kondisi ini disebut-sebut disebabkan karena terjadinya musim kemarau yang membuat daerah penghasil gagal panen, hingga mempengaruhi pasokan bahan pokok.

Namun untuk memastikan kondisi itu, rencananya DPRD Kota Samarinda akan melakukan sidak ke sejumlah pasar yang ada di Kota Samarinda.

Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ahmat Sofyan Noor.

Dikatakannya, kenaikan harga sejumlah bahan pokok ini terjadi secara nasional, karena terjadinya musim kemarau. Kenaikan bahan pokok tersebut terjadi pada komoditi cabai, gula dan beras yang masih menunjukkan grafik meningkat.

Untuk itu, Ahmat Sofyan Noor meminta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk segera melakukan survei harga sekaligus melakukan intervensi.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan sebagai upaya mengurangi beban masyarakat yang ingin memenuhi kebutuhan dapur.

“Saya tekankan kepada dinas terkait, seperti Dinas Perdagangan untuk turun ke lapangan memastikan harga pasar ini, jangan sampai ada pedagang nakal yang menjual diatas harga rata-rata,” ujarnya, Kamis (12/10/2023).

Selain itu, Sofyan Noor juga mengatakan, bahwa pihaknya akan melakukan tinjauan ke lapangan untuk melakukan kroscek terhadap kenaikan harga sembako. Baik itu gula, cabai dan beras. Sebab, ia menilai masyarakat lah yang akan merasakan dampak buruk terhadap kenaikan beberapa komoditas tersebut.

“Bisa jadi kita akan lakukan tinjauan ke lapangan untuk memastikan kenaikan harga, makanya kita akan coba mengurangi beban masyarakat,” katanya.

Kendati demikian, dia berharap agar kenaikan beberapa harga bahan pokok yang terjadi pada skala nasional ini bisa segera berakhir. Terlebih ia menyinggung peran Pemkot yang harus aktif menciptakan inovasi.

“Pemkot mestinya aktif terhadap kenaikan harga ini, jangan sampai masyarakat yang sudah susah makin susah karena harga pangan yang semakin mahal,” pungkasnya.

Sebagai informasi, harga beberapa komoditas yang mengalami kenaikan saat ini Gula, Beras dan Cabai. Beras saat ini per kg mencapai Rp13 ribu untuk kualitas yang rendah, sementara kualitas premium berada pada harga Rp16-Rp17 ribu per kg. Dan harga Gula saat ini capai Rp16 ribu per kg, sebelumnya hanya Rp14 ribu per kg.

Sementara harga cabai tertinggi yaitu jenis cabai kriting sebesar Rp60 ribu per kg, cabai rawit bekisar pada Rp45 ribu per kg dan cabai merah besar Rp45 ribu per kg. Begitupun beras yang kualitas premium capai Rp16-Rp17 ribu per kg. (Koko/M. Jay/Adv/DPRD Samarinda)

Share
Don`t copy text!