MEDIABORNEO.NET, BERAU – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPK) Kaltim HM Syafranuddin mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan Festival Literasi dalam rangka Hari Kunjungan Perpustakaan tahun 2022, yang digagas oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri malam Malam Penganugerahan Festival Literasi Berau Tahun 2022 yang digelar di Gedung Batiwakal, pada Sabtu (29/10/22).

HM Syafranuddin mengatakan, festival yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau tersebut sangat memotivasi masyarakat, terutama pelajar dan pemuda untuk lebih kreatif serta sebagai wadah menyalurkan bakatnya.

“Luar biasa, festival yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau ini telah memberi tempat bagi warga Berau untuk menyalurkan bakatnya yang sempat terhenti selama dua tahun akibat pandemi COVID-19. Festival yang digelar tidak saja mampu menyalurkan bakat warga Berau, tetapi mendorong minat baca masyarakat, dimana hal ini menjadi bagian dari tujuan program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial,” ucapnya.

Mantan Kepala Biro Adpim Setdaprov Kaltim ini mengaku bahagia, karena kegiatan akbar yang dilaksanakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau mendapat dukungan penuh Bupati Berau Sri Juniarsih.

Tak heran, jika Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau akan kembali menggelar festival.

“Insyaallah pak Yudha (nama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Berau, red), saya akan dukung festival Literasi Berau ini, jika tahun depan digelar lagi saya akan ikut sediakan hadiah juga,” janjinya.

Dikatakannya, festival yang digelar Dinas Perpustakaan Kearsipan Berau tersebut memilikiarti penting dan strategis dalam kerangka membangun budaya baca dan literasi masyarakat melalui pemberdayaan potensi perpustakaan.

HM Syafranuddin, secara khusus memuji motif batik yang dikenakan peserta lomba peragaan busana.

“DPK Kaltim tidak saja mengurus buku, tetapi kami juga peduli dengan UMKM karenanya ratusan cendramata DPK Kaltim semuanya khas Kaltim seperti seraong, batik, centong serta uleg kayu ulin yang memang tidak ada di tempat lain,” imbuhnya dalam acara yang dirangkai dengan pelantikan pengurus GPMB dan IPI Berau. (Adv77/Koko/M Jay)

Don`t copy text!