MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Untuk tetap menjaga inflasi Kaltim tidak bergejolak, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kaltim bersama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan Pemerintah Daerah terus bersinergi melakukan berbagai antisipasi.

Khususnya menjelang bulan Ramadan hingga perayaan hari raya Idul Fitri dan Idul Adha yang rentang waktunya berdekatan tahun ini.

Dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur Ricky P Gozali, salah satu antisipasi adanya peningkatan permintaan masyarakat yang cukup tinggi menjelang hingga perayaan hari besar adalah dengan menyiapkan pasokan yang cukup dan upaya antisipasi lainnya untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat tetap stabil.

“Antisipasi adanya permintaan naik, pertama, kita harus menyiapkan suplay pasokan yang cukup. Kedua, kita sudah lakukan koordinasi di forum pemerintah daerah untuk menyiapkan stok kebutuhan masyarakat. Ketiga, kita pastikan ekonomi berjalan baik dan harga-harga terjangkau. Keempat, kita lakukan komunikasi efektif, bagaimana pada masyarakat supaya bijak melakukan semua kegiatan ekonomi di kondisi sekarang,” bebernya.

“Insyaallah yang kita lakukan itu bisa menahan kenaikan harga yang terjadi di bulan Ramadan hingga Idul Fitri,” sambung Ricky.

Masih kata Ricky, bersama dengan Pemprov dan Pemda, sejak jauh hari telah dilakukan high level meeting maupun secara teknis antisipasi penanganan inflasi daerah. Khususnya untuk kenaikan harga komoditi bahan pokok di bulan Ramadan.

“Kita lakukan dan di tindaklanjuti hingga tingkat provinsi dan Kota Samarinda untuk antisipasi jauh sebelum Ramadan. Memang datangnya kenaikan harga pangan jadi perhatian, seperti beras, cabai, bawang, ayam dan daging karena itu produk-produk yang setiap tahun mengalami kenaikan. Tapi sudah kita lakukan kerjasama, sinergi supaya hari ini bisa ditangani,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, BI Kaltim bersama dengan Pemprov Kaltim menggandeng tokoh ulama di Kaltim untuk bersama-sama berkolaborasi, bersinergi, berupaya menjaga inflasi daerah terkendali melalui Program Ulama Peduli Inflasi (UPI) yang dilaunching hari ini, Selasa (28/3/2023), di halaman Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda.

“Semua yang kita lakukan ini adalah suatu bentuk program terkait dengan ulama, yang kita minta untuk turut melakukan antisipasi menangani dan menjaga inflasi daerah bersama Pemda,” tutupnya.

Penulis : Oen/Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!