MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kaltim, Hendik Sudaryanto mengatakan, inflasi di Kaltim cenderung mengalami trend penurunan.

“Kemarin inflasi kita trendnya menurun, sehingga beberapa hal yang menjadi kekhawatiran terkait dengan hari kesiagaan ternyata inflasi tidak melonjak tinggi, bahkan turun, ” ujarnya, Selasa (4/7/2023).

Dari catatan Bank Indonesia (BI) Kaltim, inflasi gabungan dua kota IHK di Kaltim, yakni Samarinda dan Balikpapan pada Juni 2023 lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya. Secara month to month, inflasi tercatat sebesar 0,18 persen (mtm) atau lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, sebesar 0,20 persen (mtm). Sementara, secara tahunan, inflasi Kaltim pada periode ini tercatat 3,76 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya 4,06 persen (yoy).

Disebutkan Hendik Sudaryanto, secara kumulatif, inflasi pada Juni 2023 tercatat 1,94 persen (ytd) atau lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya 1,76 persen (ytd).

Dijelaskannya, berdasarkan kelompok pengeluaran, penyebab inflasi terbesar muncul dari kelompok transportasi. Sementara kelompok makanan, minuman dan tembakau cenderung tidak mengalami perubahan harga dibanding bulan sebelumnya di tengah perayaan Iduladha 1444 Hijriah.

“Penurunan tekanan inflasi utamanya didorong oleh terjaganya pasokan pangan yang menyebabkan tidak adanya perubahan harga pada kelompok makanan, minuman dan tembakau dibanding bulan sebelumnya, ” terang Hendik Sudaryanto.

Kendati demikian, kata dia, perlambatan inflasi lebih dalam tertahan oleh peningkatan inflasi pada kelompok transportasi, seiring peningkatan permintaan moda transportasi udara menjelang Iduladha dan cuti bersama.

Hendik Sudaryanto melanjutkan, dalam rangka menjaga stabilitas inflasi di Kaltim, TPID se-Kaltim berupaya melakukan optimalisasi program pengendalian inflasi melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP). TPID, lanjutnya, secara rutin melaksanakan sinergi secara aktif, baik provinsi, kabupaten/kota dalam upaya melakukan program pengendalian inflasi.

“Ini menunjukkan pengendalian inflasi melalui Tim Pengendali Inflasi pusat maupun daerah melakukan upaya untuk membawa inflasi kepada sasaran yang sudah ditetapkan. Ini dilakukan seluruh provinsi yang ada di Indonesia, karena program dari Presiden adalah salah satunya adalah menjaga inflasi,” tutupnya.

Penulis : Oen
Editor : M Jay

Don`t copy text!