MEDIABORNEO.NET, KUKAR – Kapal ponton penarik kayu TB Rahmat Nur dilaporkan kandas dan tenggelam di alur Sungai Kedang Kepala, Kecamatan Muara Kaman, Kukar pada Jumat (25/11/2022).

Akibat kejadian naas tersebut, 1 orang anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, 2 orang anak balita hilang dan diduga masih terperangkap di dalam kapal, sedangkan 4 ABK lainnya berhasil menyelamatkan diri.

Informasi kejadian yang diterima dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan, sekitar pukul 17.55 Wita Jumat kemarin, kapal ponton penarik kayu TB Rahmat yang melintas di alur Sungai Kedang Kepala, Kecamatan Muara Kaman mendadak mengalami masalah. Air deras masuk ke dalam bagian kapal, hingga membuat kapal lama-kelamaan karam.

Seluruh ABK yang berada di kapal kaget dan panik, begitu mengetahui kondisi kapal akan tenggelam. Mereka pun langsung berupaya menyelamatkan diri dengan melompat ke sungai.

Tepat saat kejadian itu ada sebuah kapal lain yang melintas di lokasi kejadian dan berupaya melakukan penyelamatan.

Dari upaya tersebut 4 orang ABK akhirnya berhasil diselamatkan. Masing-masing mereka adalah :
1. Ganda (20), warga Harapan Baru RT 27, Samarinda.
2. Reski (20), warga Harapan Baru RT 27, Samarinda.
3. Mita (19), warga Harapan Baru RT 27, Samarinda.
4. Resky (22), warga Harapan Baru RT 37, Samarinda.

Sementara itu, 1 orang ABK berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dia adalah Muhlis (20), warga Harapan Baru, RT 27, Samarinda. Sedangkan 2 orang anak lainnya masing-masing bernama Bayer (5) dan Hafis (2) warga Harapan Baru RT 27, Samarinda hingga saat ini belum diketahui nasibnya.

“Saat ini kami sudah berada di lokasi kejadian, untuk bersama unsur SAR lainnya melaksanakan operasi pencarian terhadap 2 korban tenggelam lainnya, ” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan melalui Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Effendi.

Penulis : Koko
Editor : Oen

Don`t copy text!