MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Kebakaran terjadi di pemukiman padat di Jalan Slamet Riyadi RT 02 Gang Kodesu, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang Sabtu (10/6/2023).

Kepanikan warga menjadi-jadi, lantaran kobaran api semakin membesar sekitar pukul 14.30 Wita. Padahal saat itu hujan deras mengguyur sekitar lokasi kejadian.

Puluhan petugas pemadam kebakaran diturunkan untuk menjinakkan kobaran api dengan mengerahkan 11 mobil tangki fire truk dari Disdamkar Samarinda dan PMK Swasta. Dibantu 22 mesin portabel milik relawan.

Di tengah upaya pemadaman kobaran api tersebut, 2 orang relawan pemadam kebakaran terpaksa harus dievakuasi, karena mengalami sesak nafas.

Tak mudah bagi petugas pemadam gabungan untuk menjinakkan api, lantaran banyaknya kendala di lapangan, apalagi mayoritas bangunan rumah warga berbahan kayu dan berada di area padat. Selain itu, akses jalan menuju titik api sangat sempit dan banyaknya warga yang menonton.

Data dari Disdamkar Samarinda, 5 bangunan terbakar. Terdiri dari 3 rumah tunggal dan 2 unit bangsalan 7 pintu terbakar. Selain itu 2 bangunan lain ikut terdampak. Sedikitnya ada 10 KK atau 25 jiwa kehilangan tempat tinggal akibat musibah tersebut. Sementara, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Kepala Disdamkar Samarinda Hendra AH mengimbau masyarakat Kota Samarinda untuk lebih waspada terhadap seluruh potensi yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Mengingat, kata dia, mayoritas penyebab kebakaran karena kelalaian masyarakat.

“Kebakaran kapan saja bisa terjadi dan ini sudah hampir 90 persen karena kelalaian. Untuk itu hendaknya masyarakat selalu siaga dan waspada. Perhatikan instalasi dan peralatan listrik yang ada di rumah, termasuk kompor saat memasak. Maka wajib sediakan APAR untuk mencegah dini kebakaran, ” pesannya.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!