MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kaltim menerima bantuan CSR dari PLN sebesar lebih dari Rp 162 juta rupiah.

Bantuan tersebut diserahkan oleh Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Samarinda, Wahyu Nugroho kepada Ketua PPDI Kaltim Anni Juwairiyah, disaksikan oleh Kepala DKP3A Kaltim Noryani Sorayalita di Aula Kantor DKP3A Kaltim, Jumat (9/6/2023).

Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Samarinda, Wahyu Nugroho mengatakan, bantuan CSR sebesar Rp 162 juta lebih tersebut diberikan dalam bentuk mesin produksi pembuatan minuman kesehatan dan pelatihan peserta yang berasal dari penyandang disabilitas.

Dia menyebut, penyaluran bantuan CSR kepada PPDI Kaltim sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap penyandang disabilitas yang ada di Kaltim. Sekaligus sebagai upaya peningkatan kualitas dan kemampuan penyandang disabilitas untuk membuat, mengolah minuman kesehatan Jahe Bajakah dengan lebih mudah dan cepat.

“Harapan kami ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat dan memberi nilai tambah. Kami juga berharap program ini terus berjalan dan ada progres ke depan dengan produk yang dihasilkan, ” katanya.

Ketua PPDI Kaltim Anni Juwairiyah menyambut baik bantuan dari PLN tersebut. Dikatakannya, dengan bantuan peralatan produksi pembuatan minuman kesehatan yang memang digagas PPDI Kaltim, yakni Jahe Bajakah, maka proses produksi akan semakin mudah dan cepat. Selain itu, semakin mengasah keterampilan untuk pembuatan minuman tersebut.

“Kita kemarin mengajukan untuk memperluas usaha jamu bajakah yang sudah kami rintis mulai 2022. Sekarang kita sudah kembangkan lagi, sehingga dengan adanya bantuan peralatan produksi ini tentu akan semakin memudahkan, ” katanya.

Dirinya berharap, bantuan tersebut akan tetap rutin dilakukan untuk penyandang disabilitas, guna meningkatkan keterampilan dan membuka peluang usaha baru yang dapat menumbuhkan ekonomi baru.

“Perhatian PLN ini sangat luar biasa. Saya berharap bisa menghidupkan organisasi ini dan mensejahterakan seluruh anggota yang ada, ” katanya.

Kepala DKP3A Kaltim Noryani Sorayalita turut mengapresiasi langkah yang dilakukan PLN. Hal ini kata dia, sejalan dengan upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya bagi penyandang disabilitas.

“Saya atas nama provinsi sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh PLN. Ke depan, kita tetap bersama-sama memberdayakan SDM khususnya disabilitas, ” katanya.

Rizky Suryadi, peserta pelatihan berharap bantuan CSR akan tetap berlanjut, agar dapat membantu pengembangan kemampuan para penyandang disabilitas untuk mendapatkan peluang usaha baru.

“Kami bersyukur pada PLN yang sudah membantu. Mudah-mudahan dengan bantuan ini, usaha teman-teman disabilitas bisa menjangkau lebih luas lagi, ” katanya.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!