MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Sekretaris Komisi II DPRD Kota Samarinda Novi Marinda Putri mengatakan, potensi pendapatan Samarinda sangat banyak, jika seluruh sektor dikelola dengan baik dan benar.

“Sebenarnya potensi kita sangat banyak, seperti parkir, pelabuhan dan lain-lain. Tapi kita melihatnya belum maksimal, ” ujarnya.

Dia menyebut, sejak beberapa tahun lalu, sektor perparkiran di Samarinda selalu jebol. Padahal, jika melihat jumlah kendaraan yang ada di Samarinda sangat banyak, sementara pendapatan parkir dari kendaraan sangat minim. Termasuk juga pelabuhan yang dikelola Varian Niaga.

“Kita lihat seperti pelabuhan. Sekarang ada Varian Niaga (Perusda milik Pemkot Samarinda, red). Tapi kita lihat, apakah selama ada Varian Niaga ini ada perubahan dari sektor itu atau tidak?, ” timpalnya.

Menurut Novi, Pemkot Samarinda telah mengerahkan Perusda Varian Niaga untuk menangani sejumlah sektor “gendut” sumber potensial penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Namun dia menilai, pergerakan yang dihasilkan dari perusahaan berplat “merah” tersebut belum terlihat.

Untuk itu, lanjutnya, Komisi II DPRD Samarinda akan menjadwalkan untuk memanggil Varian Niaga untuk membahas progres pengelolaan berbagai sektor yang dilakukannya.

“Kami akan memanggil lagi dalam minggu-minggu ini untuk melihat progres dengan Varian Niaga. Apakah efeknya meningkatkan PAD kita atau tidak, ” pungkasnya. (Adv/Koko)

Don`t copy text!