MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Persoalan over kapasitas yang terjadi di Lapas maupun Rutan yang ada di Kaltim bukan hal yang baru. Bahkan kondisi ini terjadi di seluruh Indonesia, hingga kerap menimbulkan masalah pelik.

Anggota Komisi I DPRD Kaltim Martinus melalui rapat Paripurna DPRD Kaltim ke-45 meneruskan aspirasi yang disampaikan oleh Kepala Lapas Kelas IIA Samarinda dan Kepala Kemenkumham Kaltim melalui sebuah kegiatan diskusi publik yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, pihak Lapas maupun Rutan dan Kepala Kemenkumham Kaltim ingin meminta kejelasan mengenai janji-janji yang pernah disampaikan oleh Gubernur Kaltim, yakni akan menghibahkan lahan untuk pembangunan Lapas ataupun Rutan di Kaltim.

“Saya melalui forum ini ingin menyampaikan aspirasi itu, bahwa Kalapas Samarinda dan Kepala Kemenkumham ingin menagih janji kepada pak Gubernur kita, tentang penegasan lahan untuk Lapas dan Rutan yang dijanjikan dalam 3 sambutan resmi pada acara-acara di Kaltim, ” katanya, Selasa kemarin (18/10/2022).

Martinus sendiri mengaku prihatin dengan kondisi potret Lapas dan Rutan di Kaltim, yang mana semuanya mengalami over kapasitas yang sangat luar biasa.

“Kapasitas ” penumpang” Lapas dan Rutan over dan ini rawan terjadinya persoalan yang tidak diinginkan,” katanya.

Komisi I DPRD Kaltim, kata dia, juga terus mendorong pemerintah untuk segera merealisasikan janji-janji tersebut, sehingga tidak terlalu lama berlarut-larut.

“Harapannya ini segera direalisasikan, ” tutupnya. (Adv/Koko/M Jay)

Don`t copy text!