MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Hamdam Pongrewa, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Penunjukkan tersebut diambil setelah adanya penetapan status tersangka atas Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud oleh KPK, setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) dengan dugaan kasus suap pengadaan barang dan jasa serta berbagai perizinan di Kabupaten PPU.

SK penunjukkan tersebut, saat ini telah sampai di tangan Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltim dan telah diparaf oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi.

“SK Mendagri mengenai penunjukan Wakil Bupati Hamdam sebagai Plt Bupati PPU sudah diterima, sudah saya paraf, tinggal ditandatangani Gubernur Kaltim yang saat ini masih berada di Jakarta,” ucap Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Jumat malam (14/1/2022).

Terkait dengan pengiriman surat tersebut kepada Wakil Bupati Hamdam atau ke Pemerintah Kabupaten PPU, Wagub Hadi Mulyadi memastikan, pihaknya akan segera mengirimkan surat tersebut setelah ditandatangani oleh Gubernur Kaltim.

Dikatakannya, adanya waktu proses hingga ditandatangani SK, lantaran hari Sabtu dan Minggu adalah hari libur kerja. Namun dirinya berharap, Senin nanti, surat tersebut dapat selesai dan dikirimkan.

Itu dilakukan guna menghindari lamanya kekosongan pejabat kepala daerah di Kabupaten PPU.

“Penunjukan Wakil Bupati menjadi Plt Bupati PPU ini dilakukan agar roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu dan tetap berjalan,” katanya.

Kepada Plt Bupati PPU Hamdam, Wagub Hadi Mulyadi berpesan agar dapat membantu pemerintah untuk menangani COVID-19 yang masih melanda saat ini.

Termasuk kepada stekholder, dinas dan instansi untuk terus berkoordinasi, berkomunikasi, bekerjasama dan bersinergi dalam melaksanakan program pembangunan. Pun seluruh masyarakat PPU, diharapkan untuk selalu menjaga kondusifitas daerah.

Penulis : Oen
Editor   : M Jay

Don`t copy text!