MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menilai, kecenderungan minat baca pada generasi muda saat ini mengalami penurunan.

Menurutnya, yang terjadi justru generasi muda semakin disibukkan dengan pengaruh kemajuan digitalisasi, dengan bermain gadget ataupun nongkrong-nongkrong di pusat perbelanjaan dan cafe-cafe daripada perpustakaan.

“Ya benar, semangat membaca anak muda kita ini menurun. Bukan hanya anak mudanya saja sebenarnya, tapi juga yang tua sibuk dengan mall. Padahal di rumah semestinya kita bisa mengobrol, tetapi sekarang sibuk dengan handphone masing-masing,” ujarnya.

Untuk menumbuhkan minat dan kecintaan kepada bahan bacaan, Puji Astuti mendorong kepada dinas terkait untuk rutin menggerakkan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan literasi.

“Saran saya, buat kegiatan yang terkait dengan melibatkan sekolah-sekolah. Alangkah bagusnya di Samarinda diadakan kegiatan berpantun, lomba anak-anak mendongeng atau berdebat dengan bahasa daerah itu sebenarnya bagus,” ucapnya.

Dikatakannya, dengan perkembangan jaman seperti saat ini, jarang adanya sosialisasi kebudayaan lokal, sehingga anak-anak asli dari Samarinda sendiri banyak yang belum mengetahui sejarah kota kelahirannya dan sebagainya.

“Sekarang kita cari buku daerah sangat susah, seperti buku cerita rakyat yang berbahasa daerah, akhirnya bahasa daerah kita semakin tertinggal. Padahal dengan budaya lokal yang kita miliki bisa mendukung perkembangan daerah maupun nasional. Ke depan, mudah-mudahan minat baca terutama anak-anak muda kita bisa ditingkatkan,” tandasnya. (Adv/Koko/Oen)

Share
Don`t copy text!