MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Ribuan rumah, jalan utama hingga lahan perkebunan di dua kecamatan yang ada di Kota Samarinda tergenang banjir pasca hujan yang terjadi sejak Kamis siang (21/7/2023) hingga Jumat pagi.

Data dari ITS-TRC Kota Samarinda, dua kecamatan yang tergenang banjir adalah Kecamatan Loa Janan Ilir dan Kecamatan Palaran.

Data yang diterima hingga pukul 10.00 Wita, Jumat (22/7/2023), khususnya di Kecamatan Loa Janan Ilir, banjir merendam sedikitnya 20 RT di Kelurahan Rapak Dalam. Yaitu, RT 04, 05, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24, 25, 27, 28 dan RT 29.

Banjir yang terjadi di Kelurahan Rapak Dalam tersebut menyebabkan 1.000 rumah warga terendam banjir, sedikitnya 1.200 KK atau 3.600 jiwa mengungsi. Kejadian ini membuat aktivitas warga menjadi terganggu.

Sementara itu, banjir juga terjadi di Kecamatan Palara dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 hingga 50 centimeter.

Di Kelurahan Handil Bakti, terdapat 60 rumah warga di RT 30 yang kebanjiran. Sedikitnya ada 60 KK atau 160 jiwa terdampak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD Samarinda, BWS Wilayah IV dan pihak kelurahan setempat, termasuk relawan untuk memantau dan menginformasikan situasi kondisi terbaru. Kami juga mengimbau masyarakat untuk waspada, mengingat kondisi cuaca mendung, ” kata Ketua ITS-TRC Samarinda, Joko Iswanto.

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!