MEDIABORNEO.NET, PASER – Pemancing sekaligus motoris kapal klotok bernama Adi Fitriansyah dilaporkan tenggelam, setelah berupaya menyelamatkan kapal yang ditumpangi bersama dua orang temannya ketika tersedot arus di Perairan Pasir Mayang, Kabupaten Paser pada Minggu (19/3/2023).

Laporan kejadian disampaikan ke Basarnas Kaltim oleh BPBD Paser, sekitar pukul 05.15 Wita, Senin (20/3/2023).

Informasi yang diterima dari Basarnas Kaltim, sebelum kejadian, korban bersama dua temannya, masing-masing bernama Arifin dan Hardiyanto pergi memancing di Perairan Pasir Mayang dengan menggunakan kapal klotok.

Saat memancing itulah, tanpa disadari ketiganya, kapal yang mereka tumpangi perlahan-lahan terbawa arus mendekati sebuah kapal tongkang yang kala itu sedang melepaskan jangkar.

Adi Fitriansyah yang baru menyadari hal itu langsung berupaya menyalakan mesin kapal klotok, namun mesin kapal tidak bisa menyala. Sementara, semakin mendekati kapal tongkang, arus semakin deras hingga menyeret kapal klotok semakin dekat.

Upaya Adi Fitriansyah semakin sulit setelah kapal mereka menghantam tali jangkar kapal tongkang, sesaat sebelum kapal klotok benar-benar menghantam kapal tongkang.

Benturan keras tka dapat terhindar, kapal klotok menabrak tongkang hingga membuat kapal klotok yang dikemudian Adi Fitriansyah oleng dan membuat pemuda itu terjatuh ke laut.

Teman-teman Adi Fitriansyah sempat melihat pemuda itu berenang mendekati kapal klotok, tetapi karena tubuhnya terus tersedot kencangnya arus, membuatnya kelelahan dan tenggelam. Sedangkan teman-teman Adi Fitriansyah sendiri tak mampu berbuat banyak untuk menolong korban, karena berusaha menahan kapal klotok agar tidak tersedot ke arah bawah kapal tongkang.

“Bersama tim kami di lapangan, turut bergabung dalam operasi SAR ini dari Tim Rescue KPP Balikpapan, Satpolairud Polres Paser, BPBD dan Unit RTD PT KJA, ” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Balikpapan (Basarnas Kaltim) Melkianus Kotta.

Penulis : Oen
Editor : M Jay

Don`t copy text!