MEDIABORNEO.NET, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim Jawad Siradjuddin meminta disiapkan alokasi anggaran khusus untuk sertifikasi sumber daya manusia (SDM) di Kaltim, khususnya bagi siswa dan guru.

Menurut dia, Kaltim sebagai Ibukota Negara Nusantara harus sejak sekarang mempersiapkan SDM yang berkualitas, bermutu, andal berdaya saing dan sudah tersertifikasi. Karena, dipastikan SDM dari luar Kaltim akan “menyerbu” IKN Nusantara untuk mendapatkan lapangan pekerjaan.

Seperti diketahui, kualitas SDM luar Kaltim banyak yang sudah mumpuni dan tersertifikasi. Sementara SDM lokal, banyak yang masih tertinggal.

Jawad juga menyebut, assesor yang ada di Kaltim sangat minim dan banyak yang sudah expired. Padahal, assesor ini sangat penting, karena dia adalah orang yang menilai kualifikasi untuk penilaian mutu sistem lisensi lembaga.

“Kita jauh tertinggal dibanding provinsi lain, yang paling sering kita tidak punya assesor. Kita minim assesor dan banyak yang sudah expired,” katanya ditemui usai melakukan hearing bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Senin (7/3/2022).

Menurut dia, pemerintah harus memberikan backup anggaran untuk program sertifikasi siswa dan guru tersebut.

“Tolong diberi backup dana, karena kalau tidak masuk di anggaran OPD, maka tidak ada progresnya. Kita ini dalam rangka IKN, sertifikasi memang dibutuhkan. Sehingga menampung tenaga kerja lokal,” katanya. (Advetorial)

Penulis : Koko
Editor : M Jay

Don`t copy text!